Mulai Besok Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Wisata

Kompas.com - 29/02/2020, 17:16 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) saat menjelaskan skema pemberian diskon tiket pesawat yang berlaku mulai besok, Minggu (1/3/2020), di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (29/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) saat menjelaskan skema pemberian diskon tiket pesawat yang berlaku mulai besok, Minggu (1/3/2020), di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (29/2/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) mulai memberikan diskon tiket pesawat ke 10 destinasi wisata mulai besok, Minggu (1/3/2020). Diskon tersebut berlaku hingga Mei 2020.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, diskon tersebut berlaku mulai besok sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang telah memimpin 2 kali rapat terbatas membahas diskon pesawat.

"Kita tahu bahwa masyarakat membutuhkan support. Oleh karenanya Pak Presiden secara langsung memimpin 2 kali ratas, di mana memberikan kemudahan bagi turis domestik ke 10 destinasi," kata Budi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (29/2/2020).

Baca juga: Dampak Corona Mulai Dirasakan RI: Modal Asing Kabur Rp 30 Triliun, Rupiah Terkapar

Budi bilang, pemerintah telah menganggarkan Rp 500 miliar untuk pemberian insentif tersebut.

Sesuai kesepakatan, diskon yang diberikan berupa potongan harga sebesar 50 persen dari harga tiket dengan rincian 30 persen diberikan pemerintah dan sisanya diberikan oleh operator bandara dan PT Pertamina untuk bahan bakar avtur.

"Jadi jumlah yang akan mendapat diskon sekitar 430.000 orang," sebut Budi. 

Adapun 10 destinasi wisata yang dimaksud meliputi Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang, dan Tanjung Pandan.

Baca juga: Akibat Corona, Pembukaan Penerbangan dari China ke Belitung Tertunda

Dia berharap, pemberian diskon dapat mendongkrak pariwisata di 10 wilayah tersebut sehingga dampak virus corona bisa teratasi.

Pasalnya menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, virus corona membuat sektor pariwisata Indonesia terdampak.

Di Bali misalnya, pergerakan pesawat bisa mencapai 470-480, namun kini berkurang hanya menjadi sekitar 400 pergerakan. Turis di Lombok pun menyusut sekitar 20 persen.

"Sehingga tujuannya bisa mendorong wisatawan domestik," ucap Novie.

Baca juga: Influencer Asing Bakal Dapat Diskon Tiket Pesawat Rp 700.000



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X