KILAS

KUR Alsintan Dorong UPJA Bekerja Lebih Profesional

Kompas.com - 17/03/2020, 16:24 WIB
Kementan serahkan lima traktor roda empat kepada para petani di Kediri, Kamis (8/8/2019). Dok. Humas KementanKementan serahkan lima traktor roda empat kepada para petani di Kediri, Kamis (8/8/2019).

KOMPAS.com - Direktur Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Taju Jawa Didik Purwadi Nugroho mengatakan, mekanisme Kredit Usaha Rakyat ( KUR) alat dan mesin pertanian ( alsintan) akan membuat manajemen UPJA mengetahui betapa mahalanya harga aslintan, sehingga mendorong manajemen bekerja lebih profesional.

“KUR Alsintan akan mendidik UPJA mengelola usaha lebih serius agar mampu membayar kredit cicilan,” kata Didik, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (17/3/2020).

Didik menambahkan, mekanisasi KUR alsintan yang dibuat Kementerian Pertanian (Kementan) juga membuat program tersebut lebih tepat sasaran.

“Kalau saya bandingkan dengan hibah, program subsidi KUR alsintan akan lebih tepat sasaran. Populasi UPJA juga akan meningkat,” kata Didik.

Baca juga: Anggaran 900 Miliar Lebih, Kementan Minta Daerah Optimalkan Alsintan

Mekanisasi KUR alsintan yang dimaksud Didik adalah pengurangan bantuan pemerintah sehingga petani menjadi lebih mandiri dan rasa kepemilikannya kepada alsintan semakin kuat.

Didik pun mengakui, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sebagian UPJA mengandalkan usahanya dari bantuan pemerintah.

“Untuk memperluas sewa alsintan, sejumlah UPJA rela membeli alsintan sendiri (swadaya). Jadi saya rasa mekanisme baru ini tak masalah bagi UPJA,” kata Didik.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, pada program tersebut pemerintah masih membantu pembayaran uang muka.

Baca juga: Dorong Kemandirian Petani, Kementan Siapkan KUR untuk Alsintan

Sebagai contoh, 60 persen uang muka akan disubsidi pemerintah, dan 40 persen sisanya dibayar petani dengan cara dicicil.

“Selama ini 80 persen Alsintan berasal dari bantuan pemerintah, sedangkan yang swadaya hanya 10-15 persen. Tahun ini rencananya terdapat KUR alsintan sebanyak Rp 200-300 miliar,” kata Edhy, Selasa (17/3/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Whats New
Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Whats New
Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Whats New
Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Whats New
Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Whats New
Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Whats New
Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X