Wall Street Kembali Merosot dan Menghapus "Trump-Bump"

Kompas.com - 19/03/2020, 07:18 WIB
Ilustrasi New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comIlustrasi New York Stock Exchange

JAKARTA, KOMPAS.com - Wall Street merosot di sesi penutupan, di mana indeks Dow Jones ditutup turun 6 persen pada Rabu sore (19/3/2020) waktu setempat. Hal ini sekaligus menghapus kenaikan sejak 'Trump-bump'

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (19/3/2020), aksi jual pada bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali terjadi pada perdagangan Rabu dan membuat indeks Dow Jones menghapus seluruh kenaikan yang terjadi sejak pelantikan Presiden Donald Trump pada 2017 silam.

Hal ini terjadi karena dampak meluasnya pandemi virus corona yang mengancam melumpuhkan aktivitas ekonomi, tak hanya di AS namun juga di seluruh dunia.

Baca juga: Berbagai Emiten Swasta akan Melakukan Buyback Saham, Ini Daftarnya

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1.338,46 poin, atau 6,3 persen, menjadi 19.898,92, S&P 500 kehilangan 131,09 poin, atau 5,18 persen, menjadi 2.398,1, dan Nasdaq Composite turun 344,94 poin, atau 4,7 persen menjadi 6.989,84.

Indeks acuan S&P 500 juga berakhir turun 5,2 persen, sebenarnya sudah mengurangi kerugian pada sore hari ketika Senat AS akhirnya mengeluarkan undang-undang untuk memberikan miliaran dolar AS untuk membatasi kerusakan dari wabah melalui pengujian virus corona gratis, cuti sakit yang dibayar dan peningkatan pengeluaran jaring pengaman.

Sementara itu Intercontinental Exchange Inc, pemilik New York Stock Exchange mengatakan, setelah bel penutupan bahwa NYSE untuk sementara waktu akan menutup lantai perdagangannya dan pindah sepenuhnya ke perdagangan elektronik mulai Senin (23/3/2020).

NYSE menjelaskan, langkah ini diambil setelah seorang pialang di lantai dan seorang karyawan NYSE telah dites positif untuk virus corona, tetapi mereka belum memasuki gedung bursa saham.

Perdagangan dan pengawasan peraturan semua sekuritas yang terdaftar di NYSE akan berlanjut tanpa gangguan, kata bursa.

Ketika bandara dan hotel yang kosong, serta maskapai meminta staf untuk mengambil cuti yang tidak dibayar untuk membendung kerugian, indeks maskapai S&P 1500 merosot 20,8 persen pada hari Rabu. Saham operator hotel utama Hilton, Marriott dan Hyatt turun antara 12 persen hingga 19 persen.

"Pasar benar-benar bereaksi terhadap ketakutan dan ketidakpastian dan kami tidak berpikir itu berakhir sampai menemukan dasar pada harga saham. Lantai harus ditemukan dalam penahanan penyebaran virus dan membatasi jumlah ekonomi akibat virus," kata Nela Richardson, ahli strategi investasi di Edward Jones.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Wall Street merosot 6% lagi, indeks Dow Jones menghapus kenaikan sejak 'Trump-bump'



Sumber KONTAN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X