Dampak Corona, IPC Tutup Sementara 3 Terminal Penumpang

Kompas.com - 07/04/2020, 06:10 WIB
Dirut Pelindo II Arif Suhartono di Kantor Presiden, Jakarta KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMDirut Pelindo II Arif Suhartono di Kantor Presiden, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) untuk sementara menghentikan operasi 3 dari 5 terminal penumpang yang dikelolanya.

Penutupan tersebut dilakukan karena kapal yang melayani penumpang di ketiga pelabuhan tersebut menghentikan sementara pelayanannya guna meredam meluasnya penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Tiga terminal penumpang yang tutup sementara itu adalah terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Pandan Belitung dan Pelabuhan Pangkal Balam Bangka, serta terminal penumpang Pelabuhan Boom Baru Palembang Sumatera Selatan,” kata Direktur Utama IPC Arif Suhartono seperti dikutip dalam siaran persnya Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Erick Thohir Bangun 10 Laboratorium untuk Pasien Virus Corona

Sementara 2 terminal penumpang lainnya yang masih beroperasi yakni di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Pontianak.

Arif menjelaskan, per 1 April 2020 operasional Kapal Cepat Express Bahari rute Belitung – Bangka (pp) juga berhenti sementara. Demikian juga dengan Kapal Cepat Express Bahari rute Palembang-Muntok (pp).

Keputusan itu diambil oleh pihak pengelola kapal sebagai upaya mendukung program Pemerintah Daerah & Provinsi dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Meskipun terminal penumpang di ketiga pelabuhan itu tutup sementara, namun operasional dan pelayanan terminal lainnya di sana tetap beroperasi. Kapal barang tetap bisa bersandar dan melakukan bongkar muat, baik di terminal peti kemas, terminal non peti kemas, maupun terminal multi purposes,” ucap Arif.

Menurut dia, untuk terminal penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Pontianak yang masih beroperasi, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: AirAsia Jalankan Penerbangan Charter selama Wabah Corona

IPC sebut Arif, berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terhadap kapal barang di semua pelabuhan yang dikelolanya guna menjamin kelancaran lalu lintas barang, yang sebagian besar merupakan kebutuhan masyarakat.

Dia mengatakan, di tengah merebaknya wabah Corona, pelayanan dilakukan dengan memperhatikan prosedur keselamatan dan keamanan yang ekstra ketat.

“Semua petugas di lapangan wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) tambahan berupa masker dan sarung tangan, dan kesehatan mereka di cek secara rutin. Seluruh area dermaga juga disterilisasi secara berkala,” ujar Arif.

IPC juga telah menerapkan langkah-langkah antisipatif mencegah penyebaran virus Corona, baik di lingkungan kantor, terminal penumpang, semua dermaga, serta di semua terminal penumpukan barang (peti kemas dan non peti kemas).

Semua kapal barang dari luar negeri yang akan bersandar diperiksa lebih ketat. Pemeriksaan kesehatan awak kapal dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), di luar dermaga. Kapal hanya bisa berlabuh jika sudah ada kepastian bahwa situasi kapal tersebut steril dari virus Corona.

Baca juga: Pendapatan Negara di 2020 Diperkirakan Anjlok 10 Persen Akibat Corona

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X