Ada PSBB, OJK Pastikan Industri Jasa Keuangan Tetap Beroperasi

Kompas.com - 08/04/2020, 12:02 WIB
Otoritas jaksa keuangan Dokumentasi OJK Otoritas jaksa keuangan
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan, Sekar Putih Djarot mengatakan, industri jasa keuangan tetap beroperasi meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta mulai Jumat, (10/4/2020).

Jasa Keuangan sendiri merupakan salah satu sektor yang kegiatannya dikecualikan berhenti selama PSBB.

"OJK memastikan industri jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal, dan Industri Keuangan Non Bank tetap dapat beroperasi. Pengecualian sektor jasa keuangan dalam penerapan PSBB juga telah tercantum dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020," ucap Sekar dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Rp 14.000

Kendati beroperasi, OJK tetap meminta lembaga jasa keuangan menerapkan jumlah minimum karyawan dalam bekerja dan mengutamakan pencegahan penularan virus sesuai protokol di tempat kerja.

Termasuk, mematuhi penerapan tata cara PSBB, yakni physical distancing, mengurangi layanan tatap muka dengan memanfaatkan teknologi.

Adapun untuk pengaturan bekerja dari rumah (Work from Home/WFH) diserahkan kepada masing-masing lembaga jasa keuangan, self-regulatory organization di pasar modal, dan lembaga penunjang profesi di industri jasa keuangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PSBB Diimplementasikan, Kemenhub Matangkan Koordinasi dengan Pemprov DKI

OJK pun akan selalu berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan Kapolda Metro Jaya untuk memastikan layanan operasional lembaga jasa keuangan dan transaksi investasi di pasar modal berjalan baik.

"Sementara ini untuk teknis pelaksanaan pemberian akses adalah dengan menunjukkan tanda pengenal karyawan bagi yang harus bekerja di kantor," ujar Sekar.

Di sisi lain, masyarakat tetap dapat melakukan transaksi jasa keuangan dengan memanfaatkan teknologi, seperti internet banking, mobile banking, contact center resmi, telepon ke marketing officer, dan melalui email perusahaan.

Baca juga: Lawan Corona, Bos Twitter Sumbang Rp 16 Triliun untuk Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.