Dukung Upaya Pemerintah, Industri Kelapa Sawit Bantu Perangi Corona

Kompas.com - 17/04/2020, 17:30 WIB

KOMPAS.com - Industri kelapa sawit bergerak membantu pemerintah menangani virus corona berikut dampaknya.

Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Kanya Lakhsmi Sidarta, mengatakan, pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi pilihan akhir industri kelapa sawit, Selasa (14/4/2020).

Saat ini, industri kelapa sawit memprioritaskan untuk membantu memutus mata rantai persebaran corona, terlebih di lokasi terdekat dengan masing-masing industri kelapa sawit.

"Kami membantu di sekitar wilayah kerja kami di Sampit, Kotawaringin Timur," kata Director Sustainability PT Agro Harapan Lestari – Goodhope Asia Holdings, Edi Suhardi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4/2020).

Baca juga: Update, Kini Ada 5.923 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 407

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan Kabupaten Kotawaringin Timur di Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai salah satu daerah zona merah Covid-19.

Hingga kini, 34 pasien terkonfirmasi positif corona, dengan 8 orang sembuh dan 2 meninggal.

Berangkat dari kenyataan itu, Agro Harapan Lestari menyerahkan 5 unit alat bantu pernapasan (ventilator).

Perusahaan kelapa sawit Goodhope Asia Holdings (AHL-GAH) menyerahkan tiga ventilator untuk membantu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani, Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Jumat (17/4/2020). Goodhope Asia Holdings (AHL-GAH) Perusahaan kelapa sawit Goodhope Asia Holdings (AHL-GAH) menyerahkan tiga ventilator untuk membantu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani, Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Jumat (17/4/2020).
Dari jumlah itu, tiga ventilator diserahkan untuk membantu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Murjani, Sampit, Kalimantan Tengah.

Selain itu, dua ventilator diserahkan untuk membantu Rumah Sakit Nabire, Papua.

Sebelumnya, Agro Harapan Lestari melalui beberapa unit usahanya sudah melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya pandemi corona.

"Kami melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah penduduk dan fasilitas publik bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat desa setempat," kata Edi.

Dalam berbagai aktivitas tersebut, industri kelapa sawit selalu menyertakan dokter dan tenaga medis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Jadi 'Top Losers' di Indeks LQ45

IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Jadi "Top Losers" di Indeks LQ45

Whats New
MRT Jakarta Buka 8 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Kualifikasinya

MRT Jakarta Buka 8 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Kualifikasinya

Work Smart
LPS: Baru 49 Persen Penduduk Dewasa Indonesia yang Punya Rekening Bank

LPS: Baru 49 Persen Penduduk Dewasa Indonesia yang Punya Rekening Bank

Whats New
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,25 Persen, Ini Alasannya

LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,25 Persen, Ini Alasannya

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Suku Bunga Acuan BI Naik, BNI Pertimbangkan Kerek Suku Bunga Kredit dan Deposito

Suku Bunga Acuan BI Naik, BNI Pertimbangkan Kerek Suku Bunga Kredit dan Deposito

Whats New
Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Whats New
Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Whats New
Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Whats New
SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

Whats New
Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar, Akan Ditindak

Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar, Akan Ditindak

Whats New
Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Rilis
Didorong Bisnis 'E-commerce', Pasar 'Data Center' RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS pada 2027

Didorong Bisnis "E-commerce", Pasar "Data Center" RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS pada 2027

Rilis
Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Whats New
Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.