Kata Bos BI, Harga Minyak Dunia Jatuh Justru Berdampak Positif ke RI

Kompas.com - 22/04/2020, 19:41 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo DOKUMENTASI BANK INDONESIAGubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia terus merosot sejak awal pekan. Bahkan pada perdagangan Selasa (21/4/2020), harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei 2020 sempat terkontraksi hingga -37,91 dollar AS per barrel, level terendah sepanjang masa.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai anjloknya harga minyak dunia justru berdampak positif pada ekonomi Indonesia maupun moneter secara keseluruhan.

Pasalnya, Indonesia merupakan negara pengimpor minyak. Otomatis turunnya harga minyak mentah akan mengurangi defisit transaksi berjalan dan neraca perdagangan minyak.

"Baik dari sisi ekonomi maupun moneter positif, Indonesia adalah pengimpor minyak. Kalau gas kita eksportir. Jadi secara neraca perdagangan maupun defisit transaksi berjalan itu akan memperbaiki CAD maupun neraca dagang," kata Perry dalam konferensi video, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Harga Minyak Minus 37 Dollar AS, Produsen Bayar Pembeli untuk Ambil Kelebihan Stok

Perry memperkirakan, subsidi untuk harga minyak juga menurun sehingga kebutuhan anggaran subsidi bisa berkurang. Sebaliknya, penerimaan pajak dari hal yang berkaitan dengan minyak juga menurun.

Kendati, dia tak berkomentar banyak soal fiskal mengingat hal itu di luar kewenangannya.

"Kalau fiskal Bu Menteri (Sri Mulyani) punya otoritas tentang itu. Tapi kemungkinan penerimaan pajak berkaitan minyak turun, kebutuhan anggaran untuk minyak subsidinya juga turun. Itu secara keseluruhan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu mengatakan penurunan harga minyak pun akan berdampak pada APBN 2020.

Mengingat dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020, harga minyak mentah Indonesia (ICP) diproyeksi rata-rata 38 dollar AS per barel sepanjang tahun ini.

Menurut dia, jika harga minyak dunia terus menurun dan menekan Indonesia Crude Price (ICP) menjadi rata-rata 30,9 dollar AS per barrel dalam setahun, maka diperkirakan defisit APBN 2020 akan bertambah 12,2 triliun.

Jika harga terus mengalami penurunan sehinga ICP menjadi 30,9 dollar AS per barel (rata-rata setahun), maka defisit diperkirakan bertambah Rp 12,2 triliun,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Harga Minyak Dunia Minus, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Aplikasi untuk Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp 14.000 Per Liter

Ini Aplikasi untuk Membeli Minyak Goreng Rakyat Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Ekspor Pertanian Tumbuh 15,89 Persen pada April 2022, Sumbang 94,93 Persen Total Ekspor Nonmigas

Ekspor Pertanian Tumbuh 15,89 Persen pada April 2022, Sumbang 94,93 Persen Total Ekspor Nonmigas

Rilis
Ada Larangan Ekspor CPO, BPS: Bisa Berdampak ke Kinerja Ekspor RI

Ada Larangan Ekspor CPO, BPS: Bisa Berdampak ke Kinerja Ekspor RI

Whats New
'Kami Minta Pertolongan Presiden Jokowi Selesaikan Kasus Gagal Bayar AJB Bumiputera'

"Kami Minta Pertolongan Presiden Jokowi Selesaikan Kasus Gagal Bayar AJB Bumiputera"

Whats New
Turun 10,01 Persen, Impor di April Tercatat 19,76 Miliar Dollar AS

Turun 10,01 Persen, Impor di April Tercatat 19,76 Miliar Dollar AS

Whats New
Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

Balas Cuitan Jokowi, Elon Musk: Suatu Kehormatan Bisa Bertemu dan Bahas Proyek Masa Depan

Whats New
Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

Nasabah AJB Bumiputera Minta BPA Utamakan Pembayaran Klaim Pemegang Polis

Whats New
Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

Rilis
Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

Raih Pendanaan Senilai Rp 720 Miliar, Mekari akan Fokus ke Fintech

Rilis
Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

Sebelum Kepesertaan Prakerja Gelombang 26 Dicabut, Ini Cara Beli Pelatihan di Kemenaker

Whats New
Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

Ramadhan dan Lebaran 2022, Lion Parcel Catatkan Peningkatan Pengiriman Paket 30 Persen dari Biasanya

Rilis
Pengamat Ekonomi: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite

Pengamat Ekonomi: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite

Rilis
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan untuk D3-S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan untuk D3-S1, Ini Posisi dan Cara Mendaftarnya

Work Smart
Industri Pertambangan Cerah, Ekspor April Tembus 27,32 Miliar Dollar AS

Industri Pertambangan Cerah, Ekspor April Tembus 27,32 Miliar Dollar AS

Whats New
Cara Ubah Data Kepesertaan BPJS Kesehatan lewat Whatsapp

Cara Ubah Data Kepesertaan BPJS Kesehatan lewat Whatsapp

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.