Pembangunan Gedung Penghubung di Bandara Soetta Tetap Berjalan

Kompas.com - 22/04/2020, 18:36 WIB
Pembangunan Integrated Bandara Soekarno-Hatta. Dok. PT Hutama Karya (Persero)Pembangunan Integrated Bandara Soekarno-Hatta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) memastikan pembangunan Gedung Penguhubung (Integrated Building) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan meski wabah corona tengah melanda Indonesia.

Namun, Hutama Karya memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan proyek tersebut.

Executive Vice President (EVP) Divisi Gedung Hutama Karya Purnomo mengatakan, hingga hari ini Rabu (22/4/2020), progres konstruksi proyek senilai Rp 691 milir ini telah mencapai 43,47 persen.

“Kami menargetkan proyek ini dapat selesai tepat waktu, yaitu pada akhir tahun ini,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Purnomo menambahkan, perseroannya telah menerpakan prosedur dan protokol kesehatan di lingkungan proyek tersebut.

Baca juga: Ini Data Penurunan Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara AP II

Misalnya, penyemprotan disinfektan di area kantor proyek, mess karyawan, dan barak pekerja secara rutin, pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer, penyedian tempat cuci tangan disetiap sudut area proyek, hingga pemberian vitamin kepada para pekerja.

“Selain itu, kami juga memastikan tidak ada mobilisasi dari dalam dan keluar proyek serta tidak ada penambahan pekerja sementara di proyek hingga wabah Covid-19 ini dinyatakan aman. Semua terkontrol dengan baik,” kata Purnomo.

Proyek pembangunan Integrated Building Bandara Soekarno Hatta telah dimulai sejak 25 Februari 2019 lalu.

Setelah rampung, nantinya Gedung bertingkat dua disisi Selatan dan bertingkat tiga disisi Utara dengan total luas Bangunan 60.000 meter persegi ini akan mewadahi berbagai moda transportasi yaitu Stasiun Kereta Bandara, Sky Train Bandara, Kendaraan Pribadi (mobil dan motor), taksi, bus, shuttle bus, dan moda angkutan antar kota (travel).

Gedung ini juga akan menjadi titik temu antar-moda transportasi baik yang masuk maupun keluar kawasan bandara dengan operasional secara digital.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Whats New
BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Rilis
Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Whats New
Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Whats New
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Whats New
Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Whats New
Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

BrandzView
Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Whats New
Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Rilis
Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Whats New
Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Whats New
KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

Whats New
Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Whats New
Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X