Kompas.com - 06/05/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi Pixabay/CoyotIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Bina Medika IHC mendonasikan 185.000 alat pelindung diri (APD) ke 70 Rumah Sakit BUMN.

”Sesuai penugasan dari Kementrian BUMN, bantuan APD tersebut akan di distribusikan kepada 70 rumah sakit BUMN yang berada di berbagai wilayah di Indonesia," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2020).

Fajriyah mengatakan, sebelum didistribusikan, pihaknya telah memastikan kualitas APD sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) .

Penyimpanan sekaligus pengecekan APD dilakukan di Gudang Pertamina Logistik Perkapalan seluas 1.800 M², yang semula diperuntukan sebagai inventory atau gudang alat-alat perkapalan.

Namun, selama pandemi Covid-19 Pertamina menggunakan sementara gudang tersebut sebagai tempat penyimpanan barang-barang bantuan.

"Pengolaan pendistribusian APD kepada rumah sakit – rumah sakit lain, baik milik Pertamedika IHC maupun RS BUMN lainya di koordinir oleh Pertamina Bina Medika IHC,” kata Fajriyah.

Melalui bantuan tersebut, Fajriyah berharap dapat membantu tenaga medis dalam menjalankan tugasnya selama pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bantuan APD diharapkan bisa menjaga keselamatan dan keamanan para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya merawat pasien Covid-19,” ucapnya.

Sebelumnya, Pertamina telah menyalurkan bantuan sebanyak 18.000 APD ke Pertamina Bina Medika IHC sebagai Rumah Sakit Holding BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai Rumah sakit rujukan Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X