Rupiah Melemah di Tengah Sentimen Positif Pasar Keuangan

Kompas.com - 08/05/2020, 10:04 WIB
Ilustrasi rupiah ShutterstockIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Jumat (8/5/2020) melemah.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.02 WIB, rupiah berada pada level Rp 15.025 per dollar AS atau melemah 30 poin (0,2 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.995 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra meskipun melemah, rupiah hari ini berpotensi menguat terdorong sentimen positif pasar, terkait rencana pembukaan lockdown di sejumlah negara.

Baca juga: Rupiah Sore Ini Ditutup Stagnan

“Pelonggaran lockdown masih menjadi sentimen penguat harga aset-aset berisiko,” kata Ariston kepada Kompas.com.

Ariston menilai, walaupun ada kekhawatiran pelonggaran lockdown akan memunculkan gelombang kedua wabah Covid-19, tapi dunia bisa meniru pelonggaran lockdown yang tidak memicu kasus wabah baru yang terjadi di Korea Selatan dan Hongkong.

Selain itu, berita mengenai melambatnya laju penambahan orang terinfeksi Covid-19 di beberapa negara dan rilis data neraca perdagangan China bulan April yang surplus melebihi data bulan sebelumnya juga menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.

“Aktivitas perdagangan China yang perlahan pulih bisa menopang aktivitas ekonomi negara lainnya. Namun, pasar masih mewaspadai memburuknya data-data ekonomi karena wabah,” tambah dia.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada level Rp 14.800 per dollar AS dengan resisten pada kisaran Rp 15.150 per dollar AS.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X