Boy Thohir Tutup Resto Hanamasa dan Travel Umrah, Begini Nasib Karyawannya

Kompas.com - 12/05/2020, 17:35 WIB
Presiden Direktur PT Adaro Energy (ADRO) Garibaldi Thohir (paling kiri) dan Wakil Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro (dua dari kiri), di Jakarta, Selasa (24/1/2017). Estu Suryowati/Kompas.comPresiden Direktur PT Adaro Energy (ADRO) Garibaldi Thohir (paling kiri) dan Wakil Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro (dua dari kiri), di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir ( Boy Thohir) mengungkapkan bahwa saat ini situasi bisnis sangat berat, bahkan lebih berat daripada situasi ekonomi pada tahun 1998 dan 2008.

Boy Thohir mengatakan bahwa situasi ekonomi pada tahun 1998 dan 2008 lebih pada krisis finansial, berbeda dari krisis saat ini yang sudah multidimensi akibat penyebaran virus corona.

Sehingga, bukan saja pengusaha besar yang terkena dampak krisis ini, melainkan juga kepada pengusaha menengah dan bawah.

Baca juga: CEO Boeing Prediksi Satu Maskapai AS Bakal Gulung Tikar akibat Corona

Tak terlepas juga bisnis Boy di sektor selain batubara dan tambang emas. Dia cerita, selain berbisnis batubara dan tambang emas, dirinya juga memiliki bisnis restoran Hanamasa.

Bisnis Hanamasa adalah restoran keluarga sehingga tidak bisa untuk take away seperti fast food atau membawa di rumah masing-masing dalam masa work from home.

"Jadi karyawan sudah saya rumahkan, tetapi tetap digaji, tidak di-PHK," kata Boy dalam konferensi pers virtual Silaturahmi dengan Wartawan, Selasa (12/5/2020).

Bukan saja bisnis Hanamasa, Boy juga mengatakan bahwa bisnis lainnya seperti penjualan mobil dan motor, elpiji, serta travel umrah dan haji terpukul karena krisis akibat penyebaran virus corona.

"Bisnis travel umrah dan haji yang saya miliki tutup, karyawan dirumahkan," ujar dia.

Baca juga: Aturan Sudah Diteken Jokowi, Ini Daftar Jabatan PNS yang THR-nya Bakal Cair

Boy mengatakan, dirinya beruntung karena masih memiliki bisnis tambang batubara dan tambang emas yang masih berjalan normal. Tidak demikian dengan para pengusaha yang lain yang hanya memiliki restoran satu atau dua.

"Ini pengusaha menengah dan kecil terkena imbasnya langsung," tuturnya.

Untuk itu, Boy bersama teman-teman di Kadin juga meminta insentif secara langsung dari pemerintah. Dia mencontohkan, di Jepang setiap warga negara mendapatkan insentif dari bank sentral.

"Kalau bisa sekarang langsung beri bantuan ke pengusaha kecil dan menengah," imbuh dia. (Azis Husaini).

Baca juga: Bus AKAP Kembali Beroperasi, Ini Rute-rute yang Dilayani

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Terkena dampak corona, Resto Hanamasa dan Travel Umroh milik Boy Thohir tutup



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X