Ajak UMKM Gabung E-commerce, Luhut: Anda Bisa Jadi Pengusaha Terkenal

Kompas.com - 14/05/2020, 14:32 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Humas Kemenko Maritim dan InvestasiMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergabung dalam platform penjualan secara digital. Ini seruan pemerintah agar UMKM mampu bertahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Oleh sebab itu, Luhut ingin ada Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia untuk membeli produk dalam negeri yang didukung beberapa platform digital yakni Tokopedia, Shopee, Blibli, Bukalapak, Lazada, Gojek dan Grab.

Bergabungnya UMKM ke platform digital lanjut Luhut, akan memperkuat daya saing produk RI terhadap negara-negara lain. Ia yakin Indonesia akan semakin diperhitungkan di mata dunia.

Baca juga: Sempat Ada Penumpukan Penumpang di Bandara Soetta, Ini Kata AP II

"Langkah-langkah sekarang kita mulai promosikan ini, kerja sama semua lintas kementerian, ini semua pemain-pemain di dalam UMKM, pemerintah memfasilitasi untuk bisa semua masuk di dalam online ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Gerakan #BanggaBuatanIndonesia untuk #BeliProdukIndonesia merupakan upaya mendorong penjualan produk ekonomi kreatif atau produk UMKM lainnya ke platform online.

Luhut kembali menjelaskan bahwa UMKM merupakan pilar dari perekonomian di Indonesia serta memiliki peran penting. Oleh sebab itu, dirinya berharap semua UMKM dapat bergabung bersama-sama memajukan kualitas serta produk Indonesia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rincian Lengkap Iuran BPJS Kesehatan, Sebelum dan Setelah Naik

Ditambah lagi kata Luhut, pemerintah telah mengalokasikan dana buat pelaku UMKM sebesar Rp 34,1 triliun agar tetap bertahan di masa pandemi.

“Ayo ajak teman-teman yang lain, buatlah brand yang bagus, Anda bisa juga jadi pengusaha yang sangat terkenal dengan memanfaatkan platform ini. Pemerintah memberikan pelatihan dan pemerintah juga memberikan Rp 34,1 triliun yang diberikan kepada UMKM ini," ucapnya.

Sebagai Ketua Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dirinya merasa senang sekali dengan adanya platform online karena bisa membantu penjualan produk UMKM.

Baca juga: Jokowi Naikkan Iuran, BPJS Kesehatan Berpotensi Surplus Rp 1,76 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.