Kompas.com - 26/05/2020, 07:13 WIB
Ilustrasi: harga emas naik SHUTTERSTOCKIlustrasi: harga emas naik

CHICAGO, KOMPAS.com - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Senin (25/5/2020) waktu setempat (Selasa pagi WIB) dalam perdagangan yang menipis karena hari libur ketika beberapa investor mengambil untung.

Namun ketegangan AS dan China dan langkah-langkah stimulus luas oleh pemerintah di seluruh dunia membatasi penurunan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun 8,20 dollar AS atau 0,47 persen, ditutup pada 1.726,40 dollar AS per ounce.

Pada Jumat (22/5/2020) lalu, emas berjangka naik 13,6 dolar AS atau 0,79 persen menjadi 1.735,50 dollar AS setelah sehari sebelumnya jatuh 30,2 dollar AS atau 1,72 persen.

Baca juga: AS-China Kembali Tegang, Harga Emas Dunia Menguat

Sebagian besar pasar di Amerika Serikat, Inggris, dan beberapa negara Asia ditutup untuk hari libur publik.

"Dengan semua ketidakpastian yang terjadi di dunia dan pemerintah-pemerintah menyuntikkan uang ke dalam ekonomi mereka serta suku bunga menjadi lebih rendah, emas secara khusus memiliki kemungkinan yang bagus untuk menguji level tertinggi baru lebih cepat," kata Afshin Nabavi, wakil presiden senior di pedagang logam mulia MKS SA.

Dia menyebutkan, aksi ambil untung, kurangnya volume, dan tindak lanjut pada sisi positif menghambat laju emas.

Saham-saham Eropa menguat karena optimisme atas pelonggaran penguncian dan tanda-tanda lebih banyak stimulus untuk ekonomi zona euro.

Pekan lalu, emas naik ke level tertinggi sejak Oktober 2012, didorong oleh stimulus moneter dan fiskal, kekhawatiran resesi, dan ketegangan AS-China.

Ketegangan perang dagang meningkat, yang seharusnya terus mendukung harga emas dalam jangka pendek, Stephen Innes, kepala strategi pasar di perusahaan jasa keuangan AxiCorp, mengatakan dalam sebuah catatan.

Usulan undang-undang keamanan nasional Beijing untuk Hong Kong dapat menyebabkan sanksi AS, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien mengatakan pada Minggu (24/5).

Baca juga: Bank Sentral Inggris Tolak Cairkan Emas Milik Venezuela

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.