Pemerintah Cairkan Rp 210 Miliar untuk Insentif Peserta Kartu Prakerja

Kompas.com - 02/06/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi rupiah. THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDIIlustrasi rupiah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Pelaksana (Public Managemen Office/PMO) Program Kartu Prakerja menyatakan, hingga Jumat (29/5/2020) total insentif yang telah dibayarkan kepada peserta yang telah menyelesaikan pelatihan sebanyak Rp 210 miliar.

Total dana tersebut merupakan pembayaran insentif paska pelatihan bulan pertama yang dibayarkan pemerintah kepada peserta Kartu Prakerja.

"350.000 peserta sudah mendapat insentif, per Jumat kemarin," jelas Panji ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Pemerintah Evaluasi Kartu Prakerja, Bagaimana Nasib Pendaftaran Gelombang 4?

Lebih lanjut dirinya pun menjelaskan, hingga saat ini baru sekitar 390.000 peserta yang telah menuntaskan satu pelatihan, sehingga layak untuk mendapatkan insentif sebesar Rp 600.000 per orang.

Sebanyak 350.000 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut terdiri dari peserta gelombang I hingga III.

Hingga saat ini secara keseluruhan terdapat 680.265 pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta gelombang I hingga III.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencana awal, pemerintah akan melakukan pembukaan pendaftaran untuk setiap gelombang di setiap minggu. Namun demikian, untuk pembukaan gelombang keempat yang direncanakan dibuka pada 26 Mei 2020 lalu hingga kali ini masih ditunda.

Panji menjelaskan, Komite Prakerja masih dalam proses melakukan evaluasi secara menyeluruh mengenai pelaksanaan Kartu Prakerja. Sehingga untuk sementara ini pihak manajemen pelaksana belum membuka pendaftaran untuk gelombang keempat.

"Komite masih melakukan evaluasi. Belum dibuka sementara ini," ucap Panji.

Baca juga: Beberapa Alasan yang Membuat Gagal Lolos Seleksi Kartu Prakerja

Dia pun menjelaskan, ada banyak aspek yang dievaluasi oleh Komite Prakerja, meliputi proses verifikasi data peserta, kelompok yang diprioritaskan, juga beberapa masalah terkait proses pendaftaran.

Selain itu, Panji juga mengatakan evaluasi juga dilakukan untuk proses penyelesaian backlog untuk rekonsiliasi dan setelmen dari penggunaan bantuan pelatihan oleh peserta di lembaga pelatihan.

Pihak Komite Prakerja pun melakukan evaluasi atas anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk program Prakerja, juga penggunaan pelatihan, hingga pembayaran insentif.

"Evaluasinya menyeluruh," ujar dia.

Pemerintah menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima menfaat dari Kartu Prakerja. Untuk itu, pemerintah pun telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 triliun hingga akhir tahun. Dari anggaran tersebut, setiap peserta mendapat insentif totalnya sebesar Rp 3.550.000.

Baca juga: Dari 3.000 Materi Pelatihan di Kartu Prakerja, yang Laku Hanya 1.010

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.