Kompas.com - 09/06/2020, 15:32 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – GoPay bekerja sama dengan Pluang menghadirkan investasi emas digital dalam GoInvestasi dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp 8.000 atau setara dengan 0,01 gram emas.

Cara pembeliannya yakni dengan memasukkan jumlah pembelian, konfirmasi transaksi dan bayar dengan GoPay.

"Kami melihat bahwa ada kesadaran dan minat masyarakat untuk mulai berinvestasi demi masa depan dan emas yang memiliki risiko minim sekaligus menguntungkan masih menjadi pilihan favorit investasi masyarakat,” kata Claudia Kolonas, co-founder Pluang melalui siaran media, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Pernyataan Soal Shadow Bangking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop

Melalui GoInvestasi, pengguna dapat merasakan keunggulan utama berinvestasi dan menabung emas di Pluang, yaitu harga emas yang kompetitif, bisa membeli dari harga terendah dan pencairan yang likuid melalui akun GoPay. Emas digital juga dapat ditukarkan menjadi logam emas bersertifikat Antam 99,99 persen.

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata menjelaskan, fitur, layanan, dan keamanan, GoPay terus fokus untuk pembayaran digital bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi masa penuh tantangan ini.

“Untuk konsumen, GoPay juga menyiapkan berbagai fitur baru yang memudahkan transaksi tanpa kontak dimanapun, termasuk investasi yang tren penggunaannya meningkat saat ini. Kami yakin fitur investasi yang transparan dapat dilakukan kapan saja, di mana saja akan memenuhi kebutuhan pengguna,” kata dia.

Baca juga: Kereta Reguler akan Beroperasi Kembali, Gerbong Makan Diubah jadi Ruang Isolasi

Dari segi keamanan, GoPay dan Pluang memastikan pengguna GoInvestasi tak perlu cemas karena semua transaksi di GoInvestasi diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan produk emas dijamin oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Ini berarti segala transaksi yang terjadi tidak hanya tercatat dalam aplikasi, tapi juga di badan pemerintah, yaitu BAPPEBTI dan fisik emas yang ditabung dijamin oleh KBI.

Mendaftarkan diri di GoInvestasi juga cukup mudah, hanya menggunakan akun Gojek. Setelah proses pendaftaran, pengguna langsung dapat bertransaksi membeli emas digital pertama mereka di aplikasi Gojek dengan GoPay.

Baca juga: Kini Pesawat Bisa Angkut Penumpang 70-100 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Whats New
Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Whats New
Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Whats New
Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Whats New
BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

Whats New
Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Whats New
Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Whats New
Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Whats New
Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Rilis
Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Whats New
Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Whats New
KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.