FWD Terpilih Menjadi Pemegang Saham BRI Life

Kompas.com - 19/06/2020, 20:00 WIB
Logo perusahaan asuransi jiwa FWD. Josephus PrimusLogo perusahaan asuransi jiwa FWD.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asuransi asal Hong Kong, FWD, bakal menyuntikkan modal bagi anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di bidang asuransi, BRI Life.

Hal itu seiring dengan terpilihnya perusahaan tersebut menjadi pemegang saham BRI Life.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, FWD telah menandatangani Conditional Share Subscription Agreement untuk menyuntikan modal dalam bentuk saham baru itu.

Transaksinya masih dalam proses persetujuan regulator dan pemangku kebijakan terkait lainnya.

Baca juga: OJK Keluarkan Stimulus Lanjutan untuk Industri Asuransi dan LKM

Untuk membantu penyelesaian transaksi, BRI menunjuk Morgan Stanley sebagai konsultan finansial, Hadiputranto Hadinoto & Partner sebagai konsultan hukum, serta Pinnacle sebagai konsultan aktuaria.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan FWD, salah satu perusahaan asuransi terdepan di Asia. FWD akan menyuntikkan modal kepada BRI Life, namun BRI masih akan menjadi pemegang saham mayoritas di BRI Life," kata Sunarso dalam siaran pers, Jumat (19/6/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sunarso menuturkan, setelah proses transaksi tuntas, BRI dan BRI Life akan membuat perjanjian kerja sama selama 15 tahun untuk mengembangkan bisnis asuransi jiwa.

Dia bilang, ada beragam manfaat yang didapat oleh semua pihak, termasuk para nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. BRI, kata Sunarso, akan memperkuat value proposition bagi para nasabahnya.

Kemudian, BRI Life akan mendapatkan manfaat dari expertise yang dimiliki FWD sebagai perusahaan yang sudah mapan di bancassurance. Hal ini bisa membantu BRI Life memperkaya pengembangan produk, distribusi, underwriting, risk management, operasional dan teknologi digitalnya.

"Sedangkan bagi FWD, kerjasama ini menjadi kesempatan besar untuk memperkuat kehadirannya terhadap pasar di Indonesia. Sekaligus mempertegas eksistensinya sebagai perusahaan terdepan di industri bancassurance," tutur Sunarso.

Sebelumnya diberitakan, dua perusahaan asuransi asing mengincar menjadi pemegang saham di PT Asuransi BRI Life.

Seorang eksekutif yang mengetahui rencana itu mengatakan, BRI akan melepas saham anak usahanya dalam rangka pengembangan bisnis BRI Life.

Adapun dua perusahaan yang berebut untuk menjadi pemegang saham mayoritas di BRI Life adalah perusahaan dari Perancis, Cardiff SA (yang masih terafiliasi dengan BNP Paribas) serta perusahaan asuransi Hongkong, FWD.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X