Kompas.com - 22/06/2020, 17:36 WIB
Foto : Kepala dan Aparat Desa Parumaan bersama anggota TNI dan Polri menyebrangi laut untuk membagikan BLT dana desa kepada masyarakat, Sabtu (16/5/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Kepala dan Aparat Desa Parumaan bersama anggota TNI dan Polri menyebrangi laut untuk membagikan BLT dana desa kepada masyarakat, Sabtu (16/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemenses PDTT) mencatat, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini sudah capai angka 91 persen, atau 68.103 desa dari total seluruh desa yang sudah menerima dana desa di rekening kas desa yaitu 73.692 desa.

Kemudian untuk desa yang sudah melakukan penentuan KPM melalui musyawarah desa khusus (Musdesus) ada 73.199 desa atau 99 persen dari desa yang sudah terima dana desa di rekening desanya.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menuturkan langkah strategis terkait penanganan kesehatan warga yang diitindaklanjuti dalam bentuk relawan desa lawan Covid-19, kemudian pembentukan ruang isolasi dan berbagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di tingkat desa sudah menelan anggaran Rp 3,3 triliun.

Baca juga: Birokrasi Belum Ramping, Tunjangan Kinerja PNS Terancam Ditunda

"Menelan anggaran Rp 3,3 triliun dengan jumlah relawan yaitu 1.853.861. Mudah-mudahan berbagai upaya yang sudah dilakukan dengan membangun ruang isolasi diri yang menangani ODP 188.787 ini diharapkan tidak lagi bertambah semoga bisa berkurang, sehingga beban desa jadi semakin ringan," kelas Abdul Halim dalam teleconference perkembangan BLT-DD Kemendes PDTT pada Senin (22/6/2020).

Adapun total KPM yang menerima BLT-DD hingga 21 Juni 2020 sebanyak 7.181.331 KPM. Dari total tersebut, 1.938.959 KPM adalah kategori perempuan kepala keluarga (PEKKA), 278.084 KPM merupakan kategori terdapat anggota keluarga yang memiliki penyakit kronis atau menahun.

Selain itu, Abdul Halim juga menginformasikan bahwa dari total KPM yang menerima BLT-DD, sebesar 88 persen merupakan KPM dengan kepala keluarga bekerja sebagai petani atau buruh tani. Lalu 5 persen merupakan pedagang dan UMKM, 4 persen nelayan dan buruh nelayan, 2 persen buruh pabrik dan 1 persen adalah guru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dana desa yang digunakan untuk BLT-DD sebesar Rp 4,3 triliun," imbuh Abdul Halim.

Baca juga: Promo HUT DKI Jakarta di Lazada, Ada Diskon 80 Persen?

Jika pada teleconference lalu Abdul Halim menyebut ada 11 kabupaten/kota yang beli salurkan BLT-DD, maka saat ini angka tersebut menurun menjadi tujuh kabupaten/kota. Abdul Halim menyebut dari ke tujuh daerah tersebut, enam berada di Papua dan satu di Morotai.

"Jumlah kabupaten/kota yang sudah salurkan 100 persen ada 316 kabupaten/kota, salurkan 98 persen ada 75 kabupaten/kota, dan belum salur dulu itu 11 sekarang tinggal 7, rincian enam di Papua satu di Morotai, itu karena kondisi geografis di sana yang memang sulit dan komunikasi," jelasnya.

BLT-DD tahap kedua triwulan pertama juga sudah berjalan, serta pada Juli nanti akan masuk penyaluran pertama triwulan kedua, dengan besaran bantuan Rp 300.000 per KPM. (Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto)

Baca juga: Menpan RB: Birokrasi Terus Disederhanakan, Ada Kementerian yang Berani Pangkas Eselon I

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kemendes PDTT catat 91% desa sudah salurkan BLT Dana Desa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.