Menpan RB: Birokrasi Terus Disederhanakan, Ada Kementerian yang Berani Pangkas Eselon I

Kompas.com - 22/06/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan, program penyederhanaan birokrasi PNS di kementerian terus berlangsung. Upaya tersebut terus dilakukan guna mempermudah dan mempercepat proses birokrasi.

Menpan RB Tjahjo Kumplo mengatakan, proses inventarisasi pemangkasan administrasi dan peleburan eselon III dan IV di berbagai kementerian/lembaga (K/L) sudah mencapai 60 persen.

"Diharapakan pada Desember ini sudah selesai secara keseluruhan," katanya dala sebuah diskusi virtual, Senin (22/6/2020).

Baca juga: ASN Tak Produktif Akan Diberhentikan, Seperti Apa Aturannya?

Lebih lanjut, Tjahjo menyebutkan sudah ada 3 kementerian dan 6 lembaga yang melakukan proses penyederhanaan struktur. Ada juga kementerian yang memutuskan memangkas jumlah eselon I.

"Ada juga beberapa kementerian berani memangkas eselon I. Tapi ada juga beberapa K/L karena kebutuhan menambah jumlah eselon I atau menambah jumlah eselon II-nya, karena menjawab tantangan dari visi misi bapak presiden," tuturnya.

Menurut Tjahjo, sampai saat ini terdapat 5 kementerian dan 3 lembaga yang sudah melakukan penyetaraan jabatan, namun saat ini prosesnya masih berlangsung.

Selain melakukan pemangkasan dan penyederhanaan, Tjahjo menambahkan, pemerintah berencana untuk mengurangi jumlah PNS administrasi dan lebih berfokus kepada yang sifatnya fungsional.

Baca juga: PSBB Jakarta Berlaku, ASN Didorong Beli Sembako dari Koperasi

"Harus kita catat 4,3 juta pegawai ASN kita yang 70 persen berada di daerah itu, 1,6 juta lebih pegawai dalam standar administrasi. Ini yang mulai kita kurangi," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X