LPS: Simpanan Aman, Nasabah Masih Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi

Kompas.com - 23/06/2020, 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor lembaga jasa keuangan seperti perbankan masih tinggi di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu penyebabnya adalah LPS menjamin simpanan nasabah aman karena ada penjaminan dari LPS hingga Rp 2 miliar.

Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono mengatakan, Dari sisi nilai, LPS menjamin hingga 54 persen dari nilai simpanan nasabah yang hampir menyentuh Rp 6.000 triliun.

"LPS akan menjalankan tugas penjaminan agar menjaga kepercayaan nasabah terhadap dana yang disimpan di bank. Kami menjamin simpanan di bank tetap dijamin LPS sampai jumlah nominal Rp 2 miliar," kata Didik dalam konferensi video, Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Bank Mandiri Telah Beri Keringanan Kredit 404.000 Nasabah

Direktur Grup Riset LPS Iman Gunadi menambahkan, masyarakat lebih yakin karena kondisi fundamental perbankan masih dalam posisi stabil secara keseluruhan.

Data Otoritas Jasa Keuangan per April 2020 menunjukkan, rasio CAR masih terjaga di level 22,03 persen, ROA 22,03 persen, BOPO 84,84 persen, dan NPL gross terjaga di level 2,89 persen.

Dia tak memungkiri, ada penurunan ROA dari periode Maret-April. Kebanyakan perbankan sudah mengandalkan pendapatan dari fee based income alih-alih suku bunga kredit yang permintaannya memang menurun.

Akibatnya, LDR menunjukkan tendensi penurunan. Dia pun memprediksi, pertumbuhan kredit pada 2020 ini akan mengecil sekitar 1 persen.

"Tapi kondisi perbankan secara relatif masih memiliki cukup likuiditas untuk menghadapi gejolak dan perlambatan akibat pandemi Covid-19," tuturnya.

Sebagai informasi, distribusi cakupan penjaminan di LPS masih stabil pada posisi Januari - Mei 2020. Tercatat pada Mei, jumlah rekening yang dijamin LPS sebanyak 99,91 persen dari total rekening atau setara dengan 312.849.044 rekening.

Secara nominal, jumlah yang dijamin mencapai 53,08 persen dari total simpanan atau setara dengan Rp 3.320 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Whats New
Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Whats New
Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Whats New
Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Whats New
Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Whats New
Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Whats New
Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Whats New
10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

Whats New
Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Rilis
Revitalisasi Lokananta, Erick Thohir: Hasil Rekaman Sekelas Abbey Road

Revitalisasi Lokananta, Erick Thohir: Hasil Rekaman Sekelas Abbey Road

Whats New
Sandiaga Uno: Banyak Pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan Tidak Fokus

Sandiaga Uno: Banyak Pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan Tidak Fokus

Whats New
Krakatau Steel Tingkatkan Kepemilikan Saham Menjadi 50 Persen di PT Krakatau Posco

Krakatau Steel Tingkatkan Kepemilikan Saham Menjadi 50 Persen di PT Krakatau Posco

Whats New
Wamenkeu: Optimis dan Waspada Jadi Kunci Bertahan dalam Ketidakpastian Global

Wamenkeu: Optimis dan Waspada Jadi Kunci Bertahan dalam Ketidakpastian Global

Whats New
Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya

Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya

Whats New
Benarkah BI Tolak Sistem Bayar Tol Nirsentuh MLFF? Menteri PUPR: Bukan Ditolak, tapi Diarahkan Tak Boleh Eksklusif

Benarkah BI Tolak Sistem Bayar Tol Nirsentuh MLFF? Menteri PUPR: Bukan Ditolak, tapi Diarahkan Tak Boleh Eksklusif

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.