Menteri Edhy: Kita Sibuk Debat Tentang Lobster, Masih Banyak Potensi yang Lain...

Kompas.com - 07/08/2020, 14:07 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat panen raya udang di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (19/06/2020). KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat panen raya udang di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (19/06/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta semua piha untuk menghentikan polemik terkait benih lobster.  Menurut dia, masih banyak potensi laut yang dikembangkan.

"Kita bicara lobster, kita sibuk berdebat tentang lobster. Padahal lobster baru sebagian kecil masalah potensi yang akan kita bangkitkan. Masih banyak potensi lainnya," kata Edhy dalam konferensi video, Jumat (7/8/2020).

Edhy menyebut, masih banyak komoditas hasil laut lain yang perlu diperhatikan dan perlu dikembangkan. Pasalnya pemanfaatan sumber daya laut baru sekitar 10 persen, pun belum maksimal.

Baca juga: Menteri Edhy Jawab Kritik: Saya Tidak Punya Bisnis Lobster!

Sementara panjang garis pantai RI merupakan kedua terbesar di dunia.

Edhy juga mencontohkan, banyak komoditas potensial yang pemanfaatannya perlu digali dengan baik. Misalnya saja ikan cobia, yang belum lama terbukti bisa tumbuh hingga 6 kilo jika dibudidaya.

" Ikan cobia belum lama dibuktikan para pembudidaya di Indonesia, satu-satunya ikan yang pertumbuhannya bisa sampai 6 kilo. Ikan kerapu biarpun sudah disilangkan cuma sampai 2-3 kilo saja. Ini harus kita perbanyak," papar Edhy.

Begitu juga dengan budidaya ikan kerapu, yang sebelumnya hanya bisa ditangkap dengan meledakkan karang-karang laut karena kerap berkumpul dan tinggal di tempat itu.

Begitu dibudidaya, harganya pun melonjak naik. Harga 1 kilo ikan kerapu hidup bisa dihargai Rp 150.000. Sedangkan yang mati, harganya turun drastis menjadi Rp 25.000.

"Sekarang kita bisa budidayakan sendiri, memijahkan kerapu. belum begitu besar, tapi (Indonesia) bisa jadi pusat kerapu dunia," papar Edhy.

Baca juga: Saling Sindir Kubu Edhy Vs Susi soal Ekspor Benih Lobster

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Whats New
Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Whats New
Saat Susi Khawatir 'Keserakahan' Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Saat Susi Khawatir "Keserakahan" Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Whats New
Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Whats New
Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Whats New
Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X