Kompas.com - 10/08/2020, 16:37 WIB
Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dalam diskusi virtual Gojek, Senin (10/8/2020). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANACo-CEO Gojek Andre Soelistyo dalam diskusi virtual Gojek, Senin (10/8/2020). (Tangkapan Layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform Gojek resmi menggandeng berbagai pihak termasuk pemerintah untuk memberikan solusi mendukung UMKM naik kelas melalui inisiatifnya yaitu #MelajuBersamaGojek.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan inisiatif ini merupakan upaya ekosistem Gojek membantu UMKM agar lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi.

"Ragam solusi tersebut dapat langsung digunakan oleh semua tipe UMKM, dari yang berskala mikro hingga besar. Kami tahu saat ini adalah masa-masa sulit bagi jutaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Untuk itu kami bekerja sama dengan banyak pihak khususnya pemerintah dan institusi lainnya yang memiliki misi serupa untuk mendorong UMKM naik kelas," ujarnya dalam diskusi virtual Gojek, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Gojek Akan Tebar Promo, Ada Diskon 50 Persen

Selain itu Andre juga menjelaskan ada berbagai inisiatif yang dilakukan Gojek yang diluncurkan melalui fitur aplikasinya seperti Selly, Midtrans Payment Link, GoBiz, Moka, GoSend & Go Box, GoPay, GoFood dan GoShoop.

"Lalu kami juga memiliki layanan lain seperti GoSend & GoBox yang dimana layanan ini untuk pengiriman logistik, GoPay untuk e-wallet, GoFood untuk pesan antar makanan dan GoShop untuk layanan belanja online," jelasnya.

Andre berharap, berbagai inisiatif yang dilakukan Gojek ini, diharapkan bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop & UKM Arif Rahman Hakim, mengatakan dengan bergabungnya para pelaku UMKM ke dalam platform digital, pelaku UMKM diharapkan mampu cepat beradaptasi.

Apalagi pada saat ini tercatat baru ada sebanyak 13 persen atau setara dengan 8 juta pelaku UMKM yang sudah terhubung dengan dunia digital, padahal pemerintah menargetkan di tahun ini harus ada sebanyak 10 juta pelaku UMKM yang terjun ke market digital.

"Melalui peluncuran #MelajuBersamaGojek, saya berharap digitalisasi UMKM akan terus saya dorong mencapai 10 juta UMKM go digital sampai akhir tahun ini sebagaimana ditargetkan pemerintah, semakin banyak solusi-solusi komprehensif yang akan diberikan bagi kemajuan UMKM Indonesia ke depan," katanya.

Dia juga mengatakan pihaknya hingga saat ini masih terus mendorong dan mengajak para pelaku UMKM yang belum bergabung secara online, agar mau memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Work Smart
Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Work Smart
Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Whats New
Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Whats New
Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Whats New
Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Whats New
Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Whats New
Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Whats New
4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

Whats New
Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Whats New
Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Rilis
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Rilis
LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

Whats New
Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Whats New
Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X