IPC Tetap Layani Rute Pelayaran Internasional Meski "Traffic" Turun, Ini Alasannya

Kompas.com - 15/08/2020, 06:09 WIB
Aktivitas di terminal peti kemas Tanjung Priok Dokumentasi IPCAktivitas di terminal peti kemas Tanjung Priok

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC terus berkolaborasi dengan perusahaan pelayaran dunia, untuk melayani pelayaran langsung (direct call) ke sejumlah negara, diantaranya Australia, China, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Asia Tenggara.

“Memang selama pandemi terjadi penurunan traffic barang. Akan tetapi hal ini tidak menurunkan layanan direct call ke negara tujuan tersebut,” kata EVP Sekretariat Perusahaan IPC, Ari Santoso, dalams siaran pers, Jumat (14/8).

Ari menjelaskan, layanan direct call penting dipertahankan agar barang yang masuk atau keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok tidak perlu lagi transit di pelabuhan lain.

"Sehingga komponen biaya logistik dan waktu tempuhnya bisa ditekan. Hal ini akan membantu meningkatkan daya saing produk-produk ekspor nasional di pasar global,"sebutnya.

Berdasarkan data IPC pada semester I 2020, arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok pada periode Januari-Juni tercatat sebanyak 2,99 juta TEUs, atau turun 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 3,24 juta TEUs.

Sebagai fasilitator perdagangan, IPC siap memberikan layanan terbaik di pelabuhan, meskipun ada penambahan prosedur penanganan bongkar muat barang, sesuai dengan protokol kesehatan.

“Namun kami pastikan bahwa penerapan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 tidak mengganggu operasional di lapangan,” ucap dia.

Baca juga: Menhub Targetkan Pelabuhan Patimban Beroperasi November 2020



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X