Tak Punya Rekening Bank, Apa Masih Bisa Terima Subsidi Gaji?

Kompas.com - 21/08/2020, 21:37 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah, bantuan pemerintah, bantuan karyawan ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah, bantuan pemerintah, bantuan karyawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Agus Susanto menegaskan, pekerja yang tidak memiliki nomor rekening aktif tidak akan mendapatkan bantuan subsidi gaji dari pemerintah.

Hal ini sesuai dengan kriteria yang mengacu kepada Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020, tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah Bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Sesuai dengan kriteria Permenaker bahwa penerima Bantuan Subsidi Upah adalah Warga Negara Indonesia (WNI), tercatat sebagai peserta BPJamsostek, dan memiliki rekening bank aktif," katanya dalam konfrensi pers virtual, Jumat (21/8/2020).

Baca juga: Indonesia Bisa Terhindar dari Resesi, Ini Syaratnya Kata Ekonom

"Oleh karena itu, kalau tidak memiliki nomor rekening artinya tidak sesuai kriteria. Dan tidak bisa kita bayarkan," lanjut dia.

Bantuan subsidi gaji Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan akan ditransfer ke rekening bank masing-masing pekerja penerima bantuan tersebut.

Agus mengatakan, bila ada peserta BP Jamsostek yang tidak memiliki nomor rekening, maka bisa segera membuka rekening di bank agar bisa ikut program subsisi gaji. 

"Oleh sebab itu, kami mohon kepada HRD untuk bisa memfasilitasi atau membuatkan rekening bank para pekerjanya," kata dia. 

BP Jamsostek juga mengatakan memfasilitasi pembukaan nomor rekening bagi calon pekerja penerima subsidi gaji dengan melibatkan bank-bank milik negara (Himbara).

Baca juga: Data 1,2 Juta Pekerja Calon Penerima Subsidi Gaji Tidak Valid



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X