Serapan Anggaran Kemendag Baru 53,8 Persen

Kompas.com - 27/08/2020, 21:02 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Biro Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Serapan anggaran Kementerian Perdangan ( Kemendag) baru mencapai Rp 1,5 triliun hingga 26 Agustus 2020. Serapan ini hanya 53,8 persen dari pagu anggaran tahun ini.

" Serapan anggaran Kemendag 53 ,8 persen dari pagu pasca penghematan yang sebesar Rp 2,9 triliun," ungkap Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (27/8/2020).

Menurut Agus, ada beberapa alasan yang menyebabkan masih sangat rendahnya serapan anggaran Kemendag. Salah satunya terdapat proyek pembangunan revitalisasi infrastruktur perdagangan yaitu pasar rakyat, gerai maritim dan gudang yang masih berlangsung.

Baca juga: Antam: Harga Emas Masih Bisa Naik

"Anggarannya sebesar Rp 395,8 miliar pada belanja barang yang selama ini masih proses pengerjaan," kata dia.

Selain itu, terdapat kegiatan-kegiatan yang pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan agenda pihak lain. Seperti, pertemuan-pertemuan internasional dan pameran dagang di luar negeri.

Ia mencontohkan, pelaksanaan Dubai World Expo 2020 akan ditunda hingga tahun depan. Meski begitu pembangunan paviliunnya ada di tahun ini.

Kendati serapan masih rendah, Agus memproyeksikan serapan anggaran Kemendag di sisa empat bulan tahun ini akan mencapai 2,7 triliun. Nilai itu setara 94,5 persen dari pagu anggaran tahun ini.

"Kemendag akan terus berupaya mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, serta penyerapan anggaran agar sasaran strategis dan indikator kinerja bisa tercapai sesuai ditargetkan pada akhir 2020," kata Agus.

Baca juga: Bappenas Prediksi Jumlah Pengangguran Tahun Ini Capai 11 Juta Orang



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl Rp 16,8 Miliar, Bagaimana Sisanya?

Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl Rp 16,8 Miliar, Bagaimana Sisanya?

Whats New
Komisi IV DPR Sudah Ingatkan Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Komisi IV DPR Sudah Ingatkan Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Whats New
 Kendala Penyaluran Subsidi Gaji, Rekening Penerima Bermasalah hingga Data Tak Lengkap

Kendala Penyaluran Subsidi Gaji, Rekening Penerima Bermasalah hingga Data Tak Lengkap

Whats New
BPJS Kesehatan Serahkan 1,7 Juta Data Peserta Bermasalah ke Kemensos

BPJS Kesehatan Serahkan 1,7 Juta Data Peserta Bermasalah ke Kemensos

Whats New
Menaker: Subsidi Gaji Sudah Tersalur Rp 21,8 Triliun

Menaker: Subsidi Gaji Sudah Tersalur Rp 21,8 Triliun

Whats New
Edhy Prabowo Sempat Menyatakan Siap Diaudit Terkait Ekspor Benih Lobster

Edhy Prabowo Sempat Menyatakan Siap Diaudit Terkait Ekspor Benih Lobster

Whats New
Sebelum Ditangkap, Edhy Prabowo Sudah Diingatkan Soal Ekspor Lobster

Sebelum Ditangkap, Edhy Prabowo Sudah Diingatkan Soal Ekspor Lobster

Whats New
Sepekan Sebelum Ditangkap, Menteri Edhy Sempat Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti

Sepekan Sebelum Ditangkap, Menteri Edhy Sempat Sindir Kebijakan Susi Pudjiastuti

Whats New
Mendag Yakin Peningkatan Perdagangan Batu Bara Bisa Dorong Perekonomian

Mendag Yakin Peningkatan Perdagangan Batu Bara Bisa Dorong Perekonomian

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Whats New
Polemik Perusahaan Kader Gerindra di Pusaran Ekspor Benih Lobster

Polemik Perusahaan Kader Gerindra di Pusaran Ekspor Benih Lobster

Whats New
PT Geo Dipa Energi Buka Lowongan untuk Lulusan S1, Tertarik?

PT Geo Dipa Energi Buka Lowongan untuk Lulusan S1, Tertarik?

Whats New
Begini Konsep Sementara Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Begini Konsep Sementara Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Whats New
Kontroversi Ekspor Benih Lobster yang Berujung Penangkapan Menteri Edhy

Kontroversi Ekspor Benih Lobster yang Berujung Penangkapan Menteri Edhy

Whats New
Kala Edhy Prabowo Bantah Terlibat Penunjukan Eksportir Losbter

Kala Edhy Prabowo Bantah Terlibat Penunjukan Eksportir Losbter

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X