Kompas.com - 16/09/2020, 20:32 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020) DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan mampu memainkan perannya sebagai penopang perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Ia bilang, UMKM berkontribusi 60 persen terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, sekaligus menyerap 96 persen tenaga kerja dan menyumbang 14 persen terhadap total ekspor. Agus ini kontribusi ini mampu dipertahankan.

"Di tengah situasi pandemi Covid-19 UMKM diharapkan dapat mampu memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang mampu menggerakkan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Agus dalam launching Bangga Buatan Indonesia Kemendag, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Kemendag Luncurkan Gerobak Digital untuk UMKM, Apa Itu?

Oleh sebab itu menurut dia, untuk bisa mempertahankan kinerja UMKM maka harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangaan saat ini. Seperti beralih ke pemasaran secara digital, mengingat masyarakat kini lebih senang belanja secara online.

"Pelaksanaan PSBB telah merubah pola konsumsi masayarakat, penjualan daring dapat menjadi solusi karena mampu bertahan di tengah situasi pandemi," kata dia.

Ia mengatakan, di masa perekonomian yang sulit akibat pandemi Covid-19, Indonesia perlu berinovasi memanfaatkan potensi yang dimiliki. Diantaranya kerajinan tangan yang khas akan kebudayaan Indonesia.

Dia mengatakan, produk-produk kerajinan dari pelaku UMKM tersebut bisa dimanfaatkan untuk terus mendorong penjualan baik di dalam dan luar negeri.

"Hasil-hasil kerajinan pernakpernik Indonesia memang memiliki ciri khas yang unik di masing-masing daerah, seperti pernak pernik mutiara di NTB, pernak- pernik perak di Bali, dan sebagainya," ujar Agus.

Di sisi lain, ia memastikan, Kemendag terus berupaya untuk mendorong peningkatan daya saing dan akses pemasaran UMKM ke digital. Hal ini dilakukan dengan pelatihan dan peningkatan kemampuan manajemen para pelaku UMKM.

Selain itu, turut digaungkan kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI) oleh pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kecintaan dan belanja produk buatan dalam negeri.

"Diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing produk, serta bertransformasi dalam memasarkan produknya secara digital. Dan masyarakat Indonesia bisa untuk lebih bangga pada buatan Indonesia," pungkas Agus.

Baca juga: Ingin UMKM Naik Kelas, Menkop Teten: Biar Enggak Cuma Keripik dan Akik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Spend Smart
Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Whats New
Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

BrandzView
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Cara Buka Rekening Bank DKI Online via Aplikasi JakOne Mobile

Cara Buka Rekening Bank DKI Online via Aplikasi JakOne Mobile

Whats New
Erick Thohir: Ekosistem Usaha Nelayan RI Harus Terus Disehatkan

Erick Thohir: Ekosistem Usaha Nelayan RI Harus Terus Disehatkan

Whats New
Perusahaan Kosmetik Wardah Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi, Ini Persyaratannya

Perusahaan Kosmetik Wardah Buka Lowongan Kerja di Banyak Posisi, Ini Persyaratannya

Whats New
Cara Daftar dan Aktivasi JakOne Mobile di Ponsel, Mudah dan Praktis

Cara Daftar dan Aktivasi JakOne Mobile di Ponsel, Mudah dan Praktis

Whats New
Lebaran 2022, Volume Kargo AP I Meningkat 19 Persen

Lebaran 2022, Volume Kargo AP I Meningkat 19 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.