Di Tengah Pandemi, Banyak UKM dan Startup Terapkan "Survival Mode"

Kompas.com - 21/09/2020, 17:32 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Sandiaga Salahudin Uno melihat belakangan ini banyak usaha kecil menengah ( UKM) dan startup di Indonesia mengaplikasikan survival mode.

Tujuannya agar usahanya dapat kembali melesat ketika pandemi virus corona (Covid-19) telah berakhir.

Sandiaga menegaskan, memang patut disayangkan model bisnis survival mode tidak akan bertahan, sebab tidak seorang pun tahu kapan krisis ini akan berlalu.

Baca juga: Menkop UKM: Dalam Beberapa Krisis Terakhir, UMKM Hadir Sebagai Pahlawan Ekonomi...

Bahkan, apa yang kita sebut normal di masa pra-pandemi harus mengalami pendefinisian ulang.

Maka dia menegaskan yang semestinya dilakukan oleh UKM dan startup agar tetap unggul di era kenormalan baru.

“Pebisnis harus reinvent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru,” ujar Sandiaga dalam webinar di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sandiaga menuturkan, UKM dan startup mau tidak mau harus mengedepankan aspek kesehatan dan digitalisasi dalam setiap tahapan bisnis mulai dari pemesanan, pembayaran, produksi, hingga penyediaan barang.

“Zaman sekarang data dan tren bisnis bisa kita dapatkan dengan mudah. Kita tinggal mengamati, meniru, dan memodifikasi tren yang ada sehingga kita memiliki model bisnis baru,” ujarnya.

Baca juga: Dekatkan UMKM ke Investor, Kemenkop UKM Jalin Kerja Sama dengan BKPM

Sandiaga menegaskan, ada empat kekuatan yang bisa digaungkan dalam duia enterprenersip yaitu, pencapaian atau target, stimulasi, arah atau tujuan, dan keamanan bisnisnya.

“Bila ini semua bisa digapai maka apapun usahanya pasti akan sangat maju,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR Kamrussamad mengatakan, di era digitalisasi saat ini para pengusaha muda harus bisa beradaptasi. Salah satunya membuka kemitraan dengan elemen atau komunitas seperti asosiasi industri kreatif.

"Kemitraan dengan komunitas berbasis industri kreatif ini menjadi penting terutama agar produk wirausaha bisa ikut terpasarkan dengan baik," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X