Kemenhub Berencana Buat Pilot Project Jalur Khusus Sepeda

Kompas.com - 23/09/2020, 20:06 WIB
Warga berolahraga menggunakan sepeda di kawasan Sultan Iskandar Muda, Jakarta, Minggu (26/7/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 30 kawasan khusus pesepeda di lima kota administrasi Jakarta serta perluasan jalur sepeda sementara yang disiapkan sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Sudirman dengan menggunakan 2-3 lajur di sebelah kiri sebagai dampak dari peniadaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Jalan Sudirman-Thamrin. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoWarga berolahraga menggunakan sepeda di kawasan Sultan Iskandar Muda, Jakarta, Minggu (26/7/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 30 kawasan khusus pesepeda di lima kota administrasi Jakarta serta perluasan jalur sepeda sementara yang disiapkan sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Sudirman dengan menggunakan 2-3 lajur di sebelah kiri sebagai dampak dari peniadaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Jalan Sudirman-Thamrin. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berencana membangun pilot project jalur khusus sepeda di beberapa kota di Indonesia.

Diharapkan, dengan adanya pilot project tersebut bisa menjadi contoh untuk daerah lain yang ingin membangun jalur khusus bagi sepeda. Dengan begitu, pesepeda tak akan bersinggungan lagi dengan kendaraan lainnya.

“Jadi memang kita harapkan, saya mohon dukungan, kalau nanti di kita anggaran di kita bisa, katakan untuk pilot project di beberapa tempat, saya siapkan juga untuk di jalan nasional,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Kemenhub: Sepeda Gunung dan Balap Tak Wajib Pakai Sepatbor

Untuk merealisasikan hal tersebut, kata Budi, pihaknya perlu berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Sebab, pembangunan jalan merupakan kewenangan Kementerian PUPR.

“Kami akan berbicara lebih lanjut, lebih teknis, lebih spesifik, terutama dengan Kementerian PUPR, baik di tingkat pusat maupun provinsi,” kata dia.

Budi menjelaskan, idealnya jalur khusus sepeda harus ada pembatas permanen dengan jalur kendaraan lainnya. Hal tersebut sudah dilakukan di beberapa negara di dunia.

“Idealnya kalau saya lihat di beberapa negara itu ada pemisah jalurnya. Apakah dengan barrier, traffic cone. Kalau nanti sepeda sudah menjadi kebiasaan kita, saya kira harus ada pemisah jalur yang sifatnya permanen,” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X