Kompas.com - 06/10/2020, 11:48 WIB
Ilustrasi logo Pertamina. SHUTTERSTOCK/Joachim AffeldtIlustrasi logo Pertamina.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan pembentukan Satuan Tugas Tender dan Negosiasi Investor/Contractor (Satgas TNIC).

Tim tersebut merupakan gabungan antara Tim Investasi Holding Tim Investasi Subholding terkait, dengan Komite Investasi pada Dewan Komisaris.

SVP Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menjelaskan, Satgas TNIC dibentuk dengan tujuan mengakselerasi proyek strategis Pertamina dari hulu, kilang maupun hilir migas, khususnya dalam proses tender, negosiasi dan penjajakan kerja sama dengan mitra nasional maupun internasional yang kompeten dan kredibel.

Satgas tersebut akan melibatkan Dewan Komisaris dan Direktur Utama Pertamina, dibantu oleh Komite Audit dan Internal Audit sebagai Dewan Pengawas.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Harus Membangun Bisnis di Masa Resesi

Sedangkan Dewan Pelaksana akan dipimpin oleh Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha (SPPU), dibantu oleh Direktur Keuangan dan Direktur Utama Subholding Hulu, Refinery & Petrochemical, serta melibatkan Komite Investasi pada komisaris.

“Pada tingkat operasional, Satgas juga diperkuat oleh tim kerja dan tim pendukung di tingkat manajemen yang akan menjalankan fungsi dan peran sesuai arahan dari dewan pengawas dan dewan pelaksana,” tutur Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Agus menyebutkan, dengan adanya Satgas TNIC, akan memangkas proses pengambilan keputusan, dimana holding subholding dan organ komisaris akan secara bersama - sama melakukan proses pemilihan mitra strategis.

Tim ini, lanjut Agus, juga akan mengkaji rencana strategic partnership untuk Blok Rokan, sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 1923 K/10/10/MEM/2018 dimana Pertamina wajib bekerja sama dengan mitra (Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap) yang memiliki kemampuan di bidang hulu migas sesuai kelaziman bisnis sebelum alih kelola pada tanggal 8 Agustus 2021.

Baca juga: Ini Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di 5 Bank Besar Indonesia

"Karenanya Pertamina akan mulai melakukan penjajakan dan ditargetkan sudah memiliki daftar calon mitra strategis pada akhir tahun 2020 ini," ujar Agus.

Terkait dengan pengembangan kilang, Tim Satgas juga akan memastikan kerja sama dengan mitra-mitra strategis.

Pertamina dengan mitra strategis secara bersama-sama akan melakukan pengembangan kilang, termasuk pada pengembangan Olefin TPPI.

“Dengan hadirnya Satgas, diharapkan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh komponen perusahaan akan lebih efektif dan efisien," ucapnya.

Baca juga: Naik Lagi Rp 2.000, Cek Rincian Harga Emas Antam Terkini



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.