[POPULER DI KOMPASIANA] RUU Cipta Kerja Disahkan | Mengenal Jam Biologis | Feng Shui Bawa Hoki?

Kompas.com - 10/10/2020, 15:12 WIB
Petugas mengamankan pendemo yang diduga melakukan anarkisme dalam demo Tolak UU Cipta Kerja di Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). aksi demo tersebut pecah setelah massa melakukan pelemparan kepada petugas, akan tetapi berhasil di pukul mundur. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPetugas mengamankan pendemo yang diduga melakukan anarkisme dalam demo Tolak UU Cipta Kerja di Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). aksi demo tersebut pecah setelah massa melakukan pelemparan kepada petugas, akan tetapi berhasil di pukul mundur.

Nah, yang menjadi dilema adalah bagaimana sikap para pekerja level menengah mesti bersikap? (Baca selengkapnya)

2. Setelah 150 Tahun, Kita Kembali pada Kebijakan Kolonial 1870

Kritik yang disampaikan Kompasianer Christopher Reinhart cukup keras atas pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini.

Menurutnya dengan adanya UU Omnibus Law Cipta Kerja mengingatkannya pada penelitian yang pernah ia lakukan tentang kehidupan kuli kontrak di Bangka dan pesisir timur Sumatra pada abad ke-19 dan 20.

"UU Omnibus kali ini bukan saja mengandung semangat ordonansi kuli kolonial, melainkan justru seluruh semangat liberalisasi ekonomi tanah jajahan yang dimulai secara penuh di Hindia Belanda pada tahun 1870," tulisnya.

Secara sederhana, lanjutnya, kegagalan peningkatan taraf hidup rakyat melalui liberalisasi ekonomi Hindia Belanda --yang ingin diulang oleh kita melalui UU Omnibus-- dapat dilihat dari kritik golongan etis pada pergantian abad ke-19 menuju 20. (Baca selengkapnya)

3. Peran Orangtua dan Literasi Dasar yang Harus Dikuasai Anak di Abad 21

Barangkali hal tersulit yang dialami banyak orangtau kali ini adalah bagaimana mesti menyiapkan bahan bacaan hingga mengajari literasi dasar yang mesti anak-anaknya kuasai.

Anak-anak generasi abad 21, sepengamatan Kompasianer Jose Hasibuan itu terlahir dari para orangtua milenial yang mulai melek teknologi di usia remaja akhir atau malah di usia dewasa.

Namun, ada yang keunggulan sekaligus karakteristik para orangtua ketika membimbing anaknya, yakni anak-anak dapat dibimbing dengan sedemikian rupa, maka bukan tidak mungkin kita akan menuai generasi unggul yang akan banyak berbicara dan berbuat dalam masa 20 tahun ke depan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.