IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas Hari Ini

Kompas.com - 21/10/2020, 08:10 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan menguat terbatas pada Rabu (21/10/2020). Sebelumnya IHSG ditutup negatif dengan penurunan 0,52 persen pada level 5.099,84.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, penguatan IHSG yang terbatas hari ini terdorong sentimen optimisme pasar terhadap kemungkinan lolosnya stimulus fiskal AS. Namun, tekanan pada indeks terjadi karena kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Eropa.

“Pasar mungkin akan lebih positif hari ini kerena optimisme paket stimulus AS yang mendekati kesepakan. Tapi pasar sedikit hati-hati karena kasus Covid-19 di Eropa meningkat cukup tinggi,” kata Hans kepada Kompas.com.

Sementara itu, sentimen positif juga muncul dari musim laporan laba korporasi yang sebagian menunjukkan kinerja baik. Di sisi lain, demo terkait dengan Omnibus Law Cipta Kerja dinilai tidak terlalu mempengaruhi pergerakan indeks.

Baca juga: Laporan WEF: 85 Juta Pekerjaan Bakal Digantikan Mesin pada 2025

“Dari dalam negeri, demo yang terjadi tidak terlalu besar efeknya. Tapi beredar beberapa surat dari investor global yang menganggap masalah pada omnibus law , tapi lebih kepada mempermasalahkan soal lingkungan hidup,” ungkap dia.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada support di level 5.067 sampai dengan 5.001 dan resistance di level 5.135 sampai dengan 5.182.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain:

1. Artha Sekuritas

INDY rekomendasi buy 915 – 930, TP 1.040– 1.060, stop loss <975.

ASII rekomendasi buy 4.900 – 4.950, TP 5.250 – 5.359, stop loss <5.100.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dollar AS Jatuh ke Level Terendah dalam Hampir 3 Bulan, Investor Serbu Uang Berisiko

Dollar AS Jatuh ke Level Terendah dalam Hampir 3 Bulan, Investor Serbu Uang Berisiko

Whats New
Sepekan, IHSG Melonjak Hampir 4 Persen

Sepekan, IHSG Melonjak Hampir 4 Persen

Whats New
[POPULER MONEY] Ditjen Pajak Lelang Mobil SItaan | Luhut Puji Edhy Prabowo

[POPULER MONEY] Ditjen Pajak Lelang Mobil SItaan | Luhut Puji Edhy Prabowo

Whats New
Awali Tugas Menteri KP Ad Interim, Luhut Serahkan DIPA 2021 dengan Pagu Anggaran Rp 6,65 Triliun

Awali Tugas Menteri KP Ad Interim, Luhut Serahkan DIPA 2021 dengan Pagu Anggaran Rp 6,65 Triliun

Rilis
Kebijakan Gaji PNS Bakal Diubah, BKN: Berkaitan dengan Kondisi Keuangan Negara

Kebijakan Gaji PNS Bakal Diubah, BKN: Berkaitan dengan Kondisi Keuangan Negara

Rilis
Pertamina Youthpreneur 2020 Jaring 30 Startup Terpilih

Pertamina Youthpreneur 2020 Jaring 30 Startup Terpilih

Rilis
Luhut Minta KPK Jangan Berlebihan Periksa Edhy Prabowo

Luhut Minta KPK Jangan Berlebihan Periksa Edhy Prabowo

Whats New
Luhut Ogah Lama-lama Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Luhut Ogah Lama-lama Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Whats New
Luhut Puji Edhy Prabowo: Beliau seperti Seorang Kesatria

Luhut Puji Edhy Prabowo: Beliau seperti Seorang Kesatria

Whats New
Luhut Anggap Kebijakan Terkait Benih Lobster Tidak Ada yang Salah

Luhut Anggap Kebijakan Terkait Benih Lobster Tidak Ada yang Salah

Whats New
Kehadiran Pelabuhan Patimban Dinilai Akan Hemat Ongkos Pengiriman Barang

Kehadiran Pelabuhan Patimban Dinilai Akan Hemat Ongkos Pengiriman Barang

Whats New
Lewat Pelabuhan Patimban, Luhut Janjikan 4,3 Juta Lapangan Kerja dalam Kurun Waktu 10 Tahun

Lewat Pelabuhan Patimban, Luhut Janjikan 4,3 Juta Lapangan Kerja dalam Kurun Waktu 10 Tahun

Whats New
Menhub Minta Luhut Kumpulkan Pengusaha Batak Untuk Bangun Pelabuhan di Danau Toba

Menhub Minta Luhut Kumpulkan Pengusaha Batak Untuk Bangun Pelabuhan di Danau Toba

Whats New
Beli BBM di SPBU Shell Bisa Bayar Pakai GoPay

Beli BBM di SPBU Shell Bisa Bayar Pakai GoPay

Spend Smart
Kelakar Luhut Ingin Santet Erick Thohir bila Dana PEN Kurang

Kelakar Luhut Ingin Santet Erick Thohir bila Dana PEN Kurang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X