Pertamina Pastikan Stok BBM, LPG dan Avtur Aman saat Long Weekend

Kompas.com - 27/10/2020, 19:32 WIB
Depot Pengisian Pesawat Udara Hang Nadim, Batam, Kepri terus meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan avtur terhadap sejumlah maskapai yang ada di Bandara Hang Nadim, Batam. Hal ini bertujuan untuk membantu kelancaran tranfortasi udara guna mempersingkat jarak dan waktu antara daerah satu ke daerah lainnya yang ada di Indonesia. KOMPAS.COM/ HADI MAULANADepot Pengisian Pesawat Udara Hang Nadim, Batam, Kepri terus meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan avtur terhadap sejumlah maskapai yang ada di Bandara Hang Nadim, Batam. Hal ini bertujuan untuk membantu kelancaran tranfortasi udara guna mempersingkat jarak dan waktu antara daerah satu ke daerah lainnya yang ada di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan BBM, LPG  hingga Avtur aman saat  cuti bersama 28 Oktober hingga 1 November 2020.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, dalam rangka mengantisipasi kebutuhan energi akibat meningkatnya mobilitas manusia dalam liburan panjang pihaknya telah menyediakan pasokan yang cukup.

Untuk jenis BBM mulai dari Pertaseries, dexseries, premium dan solar, ketahanan stok secara nasional rata-rata di atas 31 hari, sedangkan untuk LPG diatas 18 hari dan akan terus terjamin ketersediaannya.

Baca juga: Dorong Energi Ramah Lingkungan, Pertamina Produksi Solar hingga Avtur Kelapa Sawit

“Untuk melayani masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi udara, Pertamina menjamin stok Avtur sangat aman dengan coverage day hingga 66 hari atau sekitar 386 ribu KL," ujar Fajriyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, Pertamina juga mengantisipasi adanya peningkatan aktivitas konsumen rumah tangga dalam menyediakan makanan untuk keluarga selama cuti bersama. Stok LPG di SPPBE dan Depot LPG saat ini dalam kondisi aman.

Baca juga: Dirut Pertamina Beberkan Penyebab Harga BBM Mahal

Bahkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG 3kg selama libur panjang  ini, Pertamina menyiapkan tambahan fakultatif sebesar 4 persen atau sekitar 5.750 MT/hari.

“Pertamina akan terus memantau adanya kenaikan permintaan LPG dan akan menyiapkan penambahan pasokan secara fakultatif bila diperlukan. Namum kami mengimbau bagi masyarakat yang secara ekonomi terkategori mampu dapat menggunakan LPG Non Subsidi dengan varian Bright Gas,” kata Fajriyah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X