PLN: Kompor Induksi Lebih Hemat ketimbang Kompor Elpiji dan Listrik

Kompas.com - 27/10/2020, 18:46 WIB
Ilustrasi kompor induksi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi kompor induksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) tengah mendorong konversi penggunaan kompor elpiji ke kompor induksi di kalangan masyarakat.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan salah satu kelebihan utama kompor induksi ialah penghematan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat.

Hal tersebut terefleksikan dengan hasil kajian teknis laboratorium Institut Teknologi PLN. Hasil uji coba tersebut menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp 158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kg sekitar Rp 176.

Baca juga: Ada Pandemi, Penjualan Listrik PLN Naik Jadi Rp 205 Triliun

Bob menyebutkan, penggunaan kompor induksi juga lebih hemat ketimbang kompor listrik.

Berbeda dengan kompor listrik, kompor induksi tidak lagi menggunakan filamen atau bagian penghantar panas ke wadah penggorengan atau sejenisnya.

"Dengan teknologi kompor indusksi ini dia menginduksi seluruh, misal ada besi di dalam pan, dipanasi seluruhnya sehingga melalui induksi saja," kata Bob dalam konferensi pers, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PLN Bangun PLTS di Pulau Paling Utara di Kepulauan Seribu

Lebih lanjut Bob menjelaskan, penghantar panas dengan kompor induksi dilakukan dengan teknologi magnet. Dengan demikian, panas akan jauh lebih merata ketimbang menggunakan kompor listrik.

"Jadi ini lebih efisien," kata Bob.

Untuk mendukung konversi kompor elpiji ke kompor induksi, PLN menyiapkan berbagai program promo pelayanan, seperti tambah daya ataupun penyambungan baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laba Bersih Pelita Samudera Shipping Melonjak 193 Persen pada Kuartal III-2021

Laba Bersih Pelita Samudera Shipping Melonjak 193 Persen pada Kuartal III-2021

Rilis
Andai Bangkrut, Posisi Garuda Digantikan Pelita Air Milik Pertamina

Andai Bangkrut, Posisi Garuda Digantikan Pelita Air Milik Pertamina

Whats New
Tarif Terbaru Tes PCR Tak Berlaku bagi Rumah Sakit yang Dapat Bantuan Pemeriksaan dari Pemerintah

Tarif Terbaru Tes PCR Tak Berlaku bagi Rumah Sakit yang Dapat Bantuan Pemeriksaan dari Pemerintah

Whats New
September 2021, Kredit Perbankan Tumbuh Makin Cepat

September 2021, Kredit Perbankan Tumbuh Makin Cepat

Whats New
Kena PHK, Zalzilah Hidupkan Batik Semarang yang Sempat Mati Suri

Kena PHK, Zalzilah Hidupkan Batik Semarang yang Sempat Mati Suri

Work Smart
Berapa Harga Pasang Iklan di Instagram Ads?

Berapa Harga Pasang Iklan di Instagram Ads?

Spend Smart
Apa yang Dimaksud dengan Iklan?

Apa yang Dimaksud dengan Iklan?

Whats New
Program Makmur Pupuk Kaltim Berhasil Tingkatkan Produktivitas Buah-buahan

Program Makmur Pupuk Kaltim Berhasil Tingkatkan Produktivitas Buah-buahan

Rilis
UMKM Mau Tingkatkan Penjualan? Coba Strategi Omnichannel

UMKM Mau Tingkatkan Penjualan? Coba Strategi Omnichannel

Smartpreneur
Pendapatan Bunga Melesat, Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 564 Miliar

Pendapatan Bunga Melesat, Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 564 Miliar

Rilis
Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Rokok dan Mandeknya Reformasi Fiskal

Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Rokok dan Mandeknya Reformasi Fiskal

Whats New
Sri Mulyani Minta Pendidikan Syariah Ciptakan SDM Sesuai Kualifikasi Industri

Sri Mulyani Minta Pendidikan Syariah Ciptakan SDM Sesuai Kualifikasi Industri

Whats New
IHSG Turun 1,02 Persen di Perdagangan Sesi I, Asing Lepas PTBA, BBRI, dan BBCA

IHSG Turun 1,02 Persen di Perdagangan Sesi I, Asing Lepas PTBA, BBRI, dan BBCA

Whats New
Jadi Bank Syariah Besar, BSI Diprediksi Bakal Jadi Penopang Industri Halal Nasional

Jadi Bank Syariah Besar, BSI Diprediksi Bakal Jadi Penopang Industri Halal Nasional

Rilis
TOWR Terbitkan Surat Utang Senilai Rp 5,6 Triliun Dalam Jangka Waktu 5,5 Tahun

TOWR Terbitkan Surat Utang Senilai Rp 5,6 Triliun Dalam Jangka Waktu 5,5 Tahun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.