Ada Libur Panjang, Pergerakan Penumpang di Bandara Kelolaan AP I Tumbuh 16,9 Persen

Kompas.com - 03/11/2020, 17:40 WIB
Ilustrasi: Suasana pintu keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Senin (14/5/2018) siang pukul 14.33 WIB. KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAIlustrasi: Suasana pintu keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Senin (14/5/2018) siang pukul 14.33 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melaporkan, adanya pertumbuhan signifikan pergerakan penumpang di 15 bandara kelolaan pada Oktober 2020, dibanding bulan sebelumnya.

Tercatat, jumlah pergerakan penumpang Bandara AP I pada Oktober lalu mencapai  2,17 juta penumpang, tumbuh 16,9 persen dari September yang sebesar 1,85 juta penumpang.

Libur panjang cuti bersama Maulid Nabi pada 28 Oktober - 1 November 2020 menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan trafik pada Oktober dan awal November.

Pada periode tersebut trafik penumpang mencapai 453.556 penumpang, tumbuh 17,9 persen dibanding periode minggu sebelumnya (21-25 Oktober) yang hanya sebesar 384.535 penumpang.

Baca juga: AP I Tunda Pengembangan Lima Bandara Senilai Rp 4 Triliun

"Peningkatan trafik tersebut juga didorong oleh stimulus pelayanan jasa penumpang pesawat udara atau passenger service charge yang diterapkan Pemerintah mulai 23 Oktober lalu," ujar Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020).

Adapun trafik penumpang tertinggi pada Oktober 2020 lalu terjadi di  Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 543.534 penumpang, diikuti Bandara Juanda Surabaya dengan trafik sebesar 439.478 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 231.207 penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan total trafik penumpang di 15 bandara AP I pada sejak awal tahun hingga Oktober 2020 sebesar 26,72 juta penumpang.

"Prediksi trafik hingga akhir tahun mencapai sekitar 29 juta atau 30 juta penumpang," kata Faik.

Kenaikan pergerakan penumpang juga diikuti oleh trafik pesawat yang juga tumbuh sebesar 10,9 persen dari 27.009 pergerakan pada September menjadi 29.975 pergerakan pada Oktober lalu.

Trafik kargo juga tumbuh tipis 2,4 persen dari 37,07 juta kg pada September menjadi 37,99 juta kg pada Oktober.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah atas stimulus yang diberikan kepada sektor transportasi udara sebagai bagian dari upaya program Pemulihan Ekonomi Nasional," ucap Faik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.