Kompas.com - 23/11/2020, 09:44 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (23/11/2020). Demikian juga dengan mata uang garuda yang menguat tipis di pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.599,1 atau naik 27,4 poin (0,49 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.571,65.

Sebanyak 206 saham melaju di zona hijau dan 74 saham di zona merah. Sedangkan 178 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 973,3 miliar dengan volume 2,14 miliar saham.

Sementara Bursa Asia pagi ini variatif, dengan penurunan indeks Hang Seng Hong Kong 0,07 persen. Sementara indeks Shanghai Komposit menguat 0,37 persen, dan indeks Strait Times naik 0,68 persen.

Baca juga: Covid-19 Masih Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot menguat tipis 0,07 persen (10 poin). Melansir Bloomberg, rupiah pukul 09.30 WIB berada pada level Ro 14.155 per dollar AS menguat dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.166 per dollar AS.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah pagi ini dibayangi oleh pergerakan positif asset berisiko di pasar Asia. Selain itu, sentimen rencana vaksinasi di AS pada awal Desember 2020 juga mendorong penguatan rupiah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Rupiah menguat karena sentimen positif yang membayangi pergerakan aset berisiko di pasar Asia dan rencana vaksinasi Covid-19 di AS pada awal Desember 2020, sehingga dollar AS melemah terhadap nilai tukar lainnya termasuk nilai tukar emerging markets,” kata Ariston.

Di sisi lain, surplus transaksi berjalan Indonesia turut membantu mendorong penguatan mata uang garuda hari ini.

Ariston memproyeksikan hari ini rupiah berpeluang bergerak pada level Rp 14.100 per dollar AS sampai dengan Rp 14.200 per dollar AS.

Baca juga: Rupiah Ditutup Melemah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.