[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Kompas.com - 28/11/2020, 17:23 WIB
Foto dirilis Rabu (28/10/2020), memperlihatkan pelajar mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menjaga jarak saat kegiatan Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru Sekolah di SMP Negeri 4 Solo, Jawa Tengah. Untuk mewujudkan pelaksanaan KBM tatap muka di tengah pandemi, Dinas Pendidikan Kota Surakarta menunjuk SMP Negeri 4 mengawali dengan melaksanakan simulasi. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAFoto dirilis Rabu (28/10/2020), memperlihatkan pelajar mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menjaga jarak saat kegiatan Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru Sekolah di SMP Negeri 4 Solo, Jawa Tengah. Untuk mewujudkan pelaksanaan KBM tatap muka di tengah pandemi, Dinas Pendidikan Kota Surakarta menunjuk SMP Negeri 4 mengawali dengan melaksanakan simulasi.

"Sebagai mahasiswa (jurusan) pendidikan yang dicetak menjadi calon guru, sudahkah kita siap menghadapi tantangan pembelajaran abad 21 yang semakin kompleks?" tulis Kompasianer Firda Fatimah. (Baca selengkapnya)

2. "Ibu... Aku Tidak Suka Matematika"

Kompasianer Yani Widaningsih berbagi pengalamannya betapa sulit mengajarkan anak selama belajar di rumah. Apalagi jika sudah belajar matematika, "Ibu... Aku tidak suka matematika," kelua anak bungsunya, selalu.

Pada satu waktu anak bungsunya itu pernah bertanya pertanyaan yang lucu kepada Kakaknya yang sudah kuliah, "A, kuliah yang ga ada matematikanya apa?"

Memang anak bungsunya ini kurang menyukai Matematika, tapi pada pelajaran lain, menggambar misalnya, ia sangat suka --bahkan berbakat.

"Nah di sinilah orang tua harus tau dan harus menghargai bakat dan keinginan anak yang berbeda beda," tulis Kompasianer Yani Widaningsih.

Setiap anak, lanjutnya, terlahir sebagai indivudu yang unik tinggal kita bagai mana menghargai dan mendukungnya sehingga mereka menjadi anak yang bahagia dengan segala kelebihan dan kekurangannya. (Baca selengkapnya)

3. (Eks-) Menteri Edhy Prabowo Itu Dinantikan Nelayan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu 25 November 2020 telah menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, sebagai tersangka terkiat benih lobster.

Kebijakan Menteri Edhy mengenai ekspor benih lobster memang telah memicu perdebatan di masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.