Pelaku Bisnis Yakin Ekonomi Bakal Membaik pada 2021

Kompas.com - 22/12/2020, 15:04 WIB
Ilustrasi Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku bisnis Indonesia optimistis ekonomi bakal membaik pada 2021. Hal ini berdasarkan survei akhir tahun yang dilakukan Grant Thornton terhadap persepsi pelaku bisnis.

Berdasarkan laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR), 79 persen responden yang merupakan pelaku bisnis meyakini ekonomi akan pulih pada tahun depan. Optimisme ini naik signifikan dari level 56 persen pada survei IBR di pertengahan tahun 2020.

"Angka ini cukup menggembirakan karena menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 2 dunia setelah China terkait optimisme pelaku bisnis secara global," ujar CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani dalam keterangan resminya, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: 46 Pasar Tradisional Kini Bersertifikat SNI

Selain itu, dalam laporan tersebut juga menyebutkan 56 persen pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada 2021.

Sebanyak 50 persen pelaku bisnis meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan, sehingga hal ini mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan.

"Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Untuk kedepannya, kami melihat pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan dengan pengendalian pandemi dan efektivitas dari vaksinasi," kata Johanna.

Selain itu, lanjut dia, salah satu kunci lain pemulihan ekonomi adalah menumbuhkan daya beli masyarakat dengan memastikan kelancaran percepatan penyerapan anggaran bantuan sosial dan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli.

Baca juga: Pemegang Saham Setuju Bank Bukopin Ubah Nama Jadi KB Bukopin

Penanganan Covid-19

Laporan IBR tahun ini juga memaparkan pandangan pelaku bisnis Indonesia atas pandemi global Covid-19.

Ia menjelaskan, hasil survei menyebutkan 77 persen dari pelaku bisnis dalam negeri merasa puas dengan hasil kerja pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Sebanyak 40 persen dari pelaku bisnis juga berpendapat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah cukup seimbang antara penanganan pandemi dan pemulihan perekonomian nasional.

Terkait adaptasi kebiasaan baru atau new normal di 2021, sebanyak 55 persen dari pelaku bisnis meyakini keadaan akan kembali seperti halnya sebelum terjadi pandemi, di mana orang-orang akan kembali bekerja di kantor.

Baca juga: Menaker: Produktivitas Pekerja RI Masih Tertinggal

Meskipun 32 persen pelaku bisnis lainnya berpendapat akan lebih banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja di rumah atau working from home (WFH) untuk pekerja mereka, setelah hampir setahun ini melihat efektivitas dari kebijakan tersebut.

Pelaku bisnis Indonesia juga berpendapat tantangan terbesar dalam mengatasi pandemi Covid-19 secara nasional adalah terkait perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam mengikuti berbagai protokol kesehatan, serta kebijakan yang diambil pemerintah.

"Tantangan tersebut dinilai diikuti dengan kepentingan-kepentingan politis yang dirasa masih berperan dominan atas kebijakan maupun regulasi yang diterapkan," tutup Johanna.

Baca juga: Kini Penumpang Kapal dari dan Menuju Bali Wajib Rapid Antigen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Whats New
3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

Whats New
Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Whats New
Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Whats New
Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X