AirAsia dan Batik Air Dilarang Terbang ke Pontianak, INACA: Tak Fair Bagi Kami

Kompas.com - 26/12/2020, 12:14 WIB
Ilustrasi pesawat AirAsia SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat AirAsia

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) buka suara terkait larangan terbang memasuki wilayah Pontianak yang dilayangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat kepada AirAsia dan Batik Air.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja menilai, keputusan Pemprov Kalimantan Barat menjatuhkan larangan tersebut akibat didapatkannya penumpang teridentifikasi positif Covid-19 tidak lah relevan.

"Menurut kami sanksi tersebut tidak relevan dan tidak fair bagi kami sebagai operator penerbangan dan operator bandara," kata Denon dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/12/2020).

Baca juga: Gara-gara 5 Penumpang Positif Covid-19, Batik Air Dilarang Terbang 10 Hari ke Pontianak, Ini Faktanya

Denon menambahkan, pihak maskapai tidak memiliki tanggung jawab atas status kesehatan calon penumpangnya.

"Petugas KKP dibawah Kementerian Kesehatan yang memiliki tanggung jawab atas prosedur tersebut," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, Denon meminta kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan untuk melakukan tinjauan terhadap keputusan Pemprov Pontianak tersebut.

"Mohon agar pemerintah dapat mangambil sikap  atas pemeberlakuan hal tersebut," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Barat mengeluarkan sanksi terhadap maskapai Batik Air karena membawa lima penumpang positif Covid-19. 

Baca juga: AirAsia Tawarkan Rapid Test Antigen Mulai Dari Rp 150.000 untuk Penumpangnya

Sanksi yang dikenakan berupa larangan terbang selama 10 hari dari Jakarta ke Pontianak.

Setelah Batik Air, Pemerintah Kalimantan Barat juga menjatuhkan sanksi larangan terbang ke maskapai penerbangan AirAsia karena temuan penumpang positif Covid-19. 

Larangan terbang AirAsia ke Pontianak ini berlaku mulai 28 Januari hingga 6 Januari 2021 mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X