Ada Pembatasan Aktivitas, ASN yang Layani Masyarakat Tetap Bekerja di Kantor

Kompas.com - 07/01/2021, 21:06 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di rumah (WFH) mengacu kepada Surat Edaran (SE) Nomor 67 Tahun 2020.

SE ini mengatur tentang Sistem Kerja Pegawai ASN dalam Tatanan Normal Baru.

Hal ini menyikapi adanya keputusan untuk pembatasan aktivitas sosial masyarakat yang akan berlangsung selama dua pekan.

Baca juga: Melemah, Respons Rupiah terhadap PSBB

Untuk posisi ASN yang akan berkantor, lanjut Tjahjo, merupakan pegawai yang melayani publik.

Namun, semua tergantung dari pejabat pembina kepegawaian (PPK).

"Di kantor 25 persen akan ditentukan PPK masing-masing kementerian, lembaga pemerintah daerah sesuai kebutuhan. Kecuali yang terkait pelayanan masyarakat langsung bisa 75 persen atau 50 persen di kantor," ujar Tjahjo kepada Kompas.com, Kamis (7/1/2021).

"Semua situasional maka kebijakan fleksibel dan tetap produktif melayani masyarakat serta tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan ketat," sambung dia.

Pemerintah memperketat pembatasan sosial di kawasan Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari mendatang.

 

Baca juga: Airlangga Optimistis Perekonomian Membaik meski Ada Pengetatan Pembatasan Kegiatan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembatasan tersebut dilakukan lantaran terjadi peningkatan penambahan kasus per minggu pada bulan Januari ini.

Adapun penerapan pembatasan sosial meliputi pembatasan tempat kerja dengan WFH sebesar 75 persen dengan protokol kesehatan ketat, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online.

Berikutnya, sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan ketat.

Selain itu pembatasan jam buka untuk kegiatan-kegiatan di pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB, dan kegiatan makan dan minum di tempat maksimal kapasitas 35 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Whats New
Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

Rilis
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Whats New
Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja Untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja Untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Whats New
Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Whats New
Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Spend Smart
Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Whats New
Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Rilis
Tempat Wisata Dibuka Tetapi Mudik Dilarang, Sandiaga: Pariwisata Bukan Jadi Masalah

Tempat Wisata Dibuka Tetapi Mudik Dilarang, Sandiaga: Pariwisata Bukan Jadi Masalah

Whats New
Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X