Airlangga Optimistis Perekonomian Membaik meski Ada Pengetatan Pembatasan Kegiatan

Kompas.com - 07/01/2021, 13:18 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto berfoto bersama penerima bantuan Program Kartu Prakerja di gedung Ali Wardhana, Kemenko Perekonomian, Jakarta (15/12/2020) DOK. YouTube Kompas.comMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto berfoto bersama penerima bantuan Program Kartu Prakerja di gedung Ali Wardhana, Kemenko Perekonomian, Jakarta (15/12/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis terhadap kinerja perekonomian meski diberlakukan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat di beberapa wilayah Jawa dan Bali.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk memberlakukan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat mulai 11 Januari hingga 25 Januari mendatang.

Airlangga menjelaskan, optimisme terhadap kinerja perekonomian didukung oleh beberapa indikator di pasar keuangan dan saham yang mulai bergerak ke arah positif.

Baca juga: Ekonom: Pengetatan Pembatasan Sosial Diperlukan untuk Kepastian Pemulihan Ekonomi

"Kuartal I kan baru tujuh hari, jadi tentu kita melihat berjalannya keseimbangan sektor kesehatan dan sosial ekonomomi. Tapi kalau kita lihat prediksi di kuartal IV itu antara minus 2,2 persen sampai dengan minus 0,9 persen," jelas Airlangga ketika memberikan paparan dalam Update Pembatasan Kegaitan Masyarakat di Berbagai Daerah Jawa dan Bali yang ditayangkan secara virtual, Kamis (7/1/2021).

Ketua Umum Golkar itu menjelaskan, di pasar modal setelah sedikit tertekan pada perdagangan kemarin, tetapi hari ini kinerja Indeks Harga Sagham Gabungan (IHSG) mulai bergerak di zona positif.

"Dan sampai saat ini IHSG sudah mencapai 6.128 atau sudah positif naik," jelas Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga menurutnya terus bergerak menguat. Bahkan sejak beberapa waku yang lalu, nilai tukar rupiah mulai bergerak di kisaran Rp 13.900 per dollar AS.

"Ini adalah dua hal yang menunjukkan confident dari pasar atau confident dari sektor keuangan, ini tentu yang harus kita jaga," jelas Airlangga.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 10.000

Optimisme, menurut Airlangga, juga didukung oleh kinerja manufaktur yang mulai memperlihatkan terjadinya ekspansi. Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur tercatat sudah naik ke 51,3. Harga beberapa komoditas pun sudah tercatat mencapai harga tertinggi.

"CPO ini dalam sembilan tahun sudah mencapai harga tertinggi, dan batubara juga sudah naik, juga nikel. Komoditas yang belum naik hanya BBM. Karena Indonesia pun impor BBM, sehingga tentu akan menguntungkan Indonesia," jelas Airlangga.

"Dengan keyakinan-keyakinan ini, tentu kita cukup optimistis dan proyeksi sampai akhir tahun itu di kisaran 5 persen," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Mau Wajibkan PCR di Semua Transportasi, Tak Cuma Pesawat

Jokowi Mau Wajibkan PCR di Semua Transportasi, Tak Cuma Pesawat

Whats New
Kemenhub Minta INKA Lebih Hati-Hati Saat Uji Coba

Kemenhub Minta INKA Lebih Hati-Hati Saat Uji Coba

Whats New
LRT Tabrakan, Dirut INKA Minta Maaf ke Luhut hingga Erick Thohir

LRT Tabrakan, Dirut INKA Minta Maaf ke Luhut hingga Erick Thohir

Whats New
JICT Tindak Tegas Oknum Pelaku Pungli di Pelabuhan

JICT Tindak Tegas Oknum Pelaku Pungli di Pelabuhan

Rilis
Luhut: Ada Klub Malam, Tempat Wisata, hingga Restoran Tak Terapkan Protokol Kesehatan Saat PPKM

Luhut: Ada Klub Malam, Tempat Wisata, hingga Restoran Tak Terapkan Protokol Kesehatan Saat PPKM

Whats New
INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

Whats New
Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Spend Smart
Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Smartpreneur
Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Whats New
Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Rilis
Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Whats New
Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Whats New
Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

BrandzView
Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

BrandzView
Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.