Penumpang KA Bisa Gunakan Hasil Test GeNose sebagai Persyaratan Perjalanan

Kompas.com - 26/01/2021, 16:30 WIB
Ini rupa alat GeNose C19 besutan Universitas Gajah Mada (UGM) yang diyakini akurasi deteksi virus corona hingga 90 persen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiIni rupa alat GeNose C19 besutan Universitas Gajah Mada (UGM) yang diyakini akurasi deteksi virus corona hingga 90 persen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menambah GeNose ke dalam opsi hasil test Covid-19 yang dapat digunakan sebagai persyaratan perjalanan kereta api.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan SE Kemenhub Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, aturan tersebut mulai berlaku hari ini, Selasa (26/1/2021) hingga 8 Februari 2021.

Baca juga: Investasi Saham Bukan untuk Main-main, Ketahui Risikonya Sebelum Beli

Dengan adanya ketentuan tersebut, calon penumpang dapat menggunakan hasil test GeNose sebagai persyaratan perjalanan kerta api.

"GeNose itu salah satu pilihan selain (rapid test) antigen dan PCR. Kalau sudah GeNose tidak perlu (tes) yang lain lagi," katanya kepada Kompas.com.

Rencananya, Adita menambah, GeNose akan mulai digunakan di stasiun kereta api pada Februari mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Akan dimulai di dua kota terlebih dahulu, yaitu Jakarta dan Yogyakarta, yang titik stasiunnya akan ditetapkan oleh operator," ujarnya.

Baca juga: Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Sebagai informasi, GeNose merupakan alat deteksi Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada. Alat ini diklaim memiliki tingkat akurasi mencapai 90 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.