Bursa Rombak IDX30, 4 Saham Terdepak dan 4 Saham Masuk

Kompas.com - 27/01/2021, 12:32 WIB
Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (21/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merombak indeks saham dengan kapitalisasi besar IDX30 untuk periode perdagangan Februari 2021 hingga Juli 2021.

Hasil evaluasi ini membawa empat saham keluar dari penghuni IDX30.

Dalam pengumuman awal pekan ini, BEI telah melakukan evaluasi mayor rutin dan mengumumkan empat saham masuk dan empat saham keluar dari konstituen IDX30.

Baca juga: Pengembang Apartemen The Lana Digugat Pailit oleh OCBC NISP, Ini Kata BEI

Adapun saham yang terdepak yaitu, Ace Hardware Indonesia (ACES), Erajaya Swasembada (ERAA), Vale Indonesia (INCO), dan Japfa Comfeed Indonesia (JPFA).

Perombakan ini merujuk pada Pengumuman BEI No. Peng-00893/BEI.OPP/11-2018 tanggal 23 November 2018 perihal “Perubahan Metodologi Indeks LQ45 dan IDX30”.

Sementara saham yang masuk IDX30 yaitu, Merdeka Copper Gold (MDKA), Pakuwon Jati (PWON), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BEI menyatakan telah melakukan evaluasi atas Indeks IDX30.

Pada Januari 2021 telah dilakukan Evaluasi Mayor guna menetapkan daftar saham dan menyesuaikan bobot atas saham-saham yang digunakan untuk penghitungan Indeks IDX30.

Baca juga: BEI Mulai Implementasikan Klasifikasi Baru untuk Sektor Saham

"Pada Januari 2021 telah dilakukan evaluasi mayor guna menetapkan daftar saham dan menyesuaikan bobot atas saham-saham yang digunakan untuk penghitungan IDX30," ungkap BEI, dalam pengumuman bursa.

Dengan demikian, penghuni IDX30 yang terbaru yakni Adaro Energy (ADRO), Aneka Tambang (ANTM), Astra International (ASII), Bank Central Asia (BBCA), Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (BBRI), Bank Tabungan Negara (Persero) (BBTN), Bank Mandiri (Persero) (BMRI), dan Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS).

Kemudian, Charoen Pokphand Indonesia (CPIN ), XL Axiata (EXCL), Gudang Garam (GGRM), H.M. Sampoerna (HMSP), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), Indofood Sukses Makmur (INDF), Indah Kiat Pulp & Paper (INKP), Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Kalbe Farma (KLBF), dan Merdeka Copper Gold (MDKA).

Selanjutnya, Media Nusantara Citra (MNCN), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Bukit Asam (PTBA), Pakuwon Jati (PWON), Semen Indonesia (Persero) (SMGR), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM), Telkom Indonesia (Persero) (TLKM), Sarana Menara Nusantara (TOWR), United Tractors (UNTR), dan Unilever Indonesia (UNVR).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X