2021, Ninja Xpress Tambah 1.900 Titik Layanan di Indonesia

Kompas.com - 27/01/2021, 11:27 WIB
Ilustrasi Logistik SHUTTERSTOCKS/MAXX-STUDIOIlustrasi Logistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Ninja Xpress menargetkan penambahan jaringan melalui kemitraan bersama Ninja Point (Agen) sebanyak 1.900 titik di seluruh Indonesia atau naik dua kali lipat lebih besar dari tahun sebelumnya.

Langkah ini dilakukan agar layanan Ninja Xpress tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

“Inovasi produk dan layanan ini menjadi bagian dari obsesi Ninja Xpress dalam mendorong kemajuan industri logistik nasional, dengan cara membuka peluang bisnis bagi mitra-mitra potensial di berbagai wilayah di Indonesia sehingga diharapkan akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” kata Country Head Ninja Xpress, Ignatius Eric Saputra dalam keterangan resminya, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Jokowi Klaim UU Cipta Kerja Berhasil Tarik Minat Investor

Eric Saputra menuturkan, masyarakat memiliki harapan besar pada kemajuan Industri logistik, sebab selama pandemi COVID-10 kontribusi industri ini menjadi sangat signifikan dalam membantu masyarakat mendapatkan produk atau barang yang dibutuhkan sehari-hari.

Potensi pertumbuhan industri logistik nasional pun masih sangat besar. Menurut data dari laporan Ken Research, tren pendapatan pasar industri logistik nasional diprediksi akan meningkat hingga 2024.

Masih mengacu pada riset yang sama, pada tahun 2020 pendapatan logistik Indonesia mencapai 220,9 miliar dollar AS dan diprediksi akan tembus 300,3 miliar dollar AS pada 2024. Pendapatan tersebut termasuk angkutan barang, pergudangan, serta kurir, ekspres, dan parsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga melalui kolaborasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital ini tidak hanya ke arah yang lebih baik, namun juga lebih merata ke seluruh wilayah di Indonesia”, lanjut Ignatius Eric Saputra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X