Menhub Lantik Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi Jadi Kepala Basarnas

Kompas.com - 04/02/2021, 14:01 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan keterangan pers terkait perkembangan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182,  di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (11/1/2021). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan konsentrasi pencarian hingga hari ini berfokus pada upaya pencarian korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 sejalan dengan upaya pencarian black box atau kotak hitam pesawat. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. FAUZANMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan keterangan pers terkait perkembangan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (11/1/2021). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan konsentrasi pencarian hingga hari ini berfokus pada upaya pencarian korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 sejalan dengan upaya pencarian black box atau kotak hitam pesawat. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Henri yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), dilantik untuk menggantikan Marsekal Madya TNI Purnawirawan Bagus Puruhito yang telah memasuki masa purna tugas.

Dalam sambutannya, Budi mengingatkan, tugas dan tanggung jawab Basarnas sangat besar dan tidak mudah yaitu menangani hal kedaruratan pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi.

Baca juga: KKP dan Basarnas Evakuasi Nelayan Indonesia yang Tenggelam di Perbatasan RI-Malaysia

“Karena itu, Basarnas harus selalu siap siaga 24 jam dengan response time yang cepat, tepat dan aman. Karena dalam kondisi tersebut, semakin cepat tiba di lokasi bencana atau kecelakaan, maka kemungkinan menyelamatkan jiwa korban akan semakin besar,” tutur Budi dalam acara pelantikan, Kamis (4/2/2021).

Lebih lanjut, Budi berharap, Henri Alfiandi dapat mempertahankan dan juga semakin meningkatkan kinerja Basarnas, serta meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Semoga amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kesempatan itu juga Budi, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Bagus Puruhito atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kabasarnas sejak Januari 2019.

Baca juga: Janji Kawal Pemberian Santunan Korban Sriwijaya Air SJ 182, Menhub: Jangan Sampai Sengketa

Semasa kepemimpinan Bagus Puruhito, Basarnas telah melakukan upaya pencarian dan pertolongan pada sejumlah musibah yang terjadi di Indonesia, di antaranya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu, bencana tanah longsor terjadi di Sumedang, Jawa Barat, bencana banjir di Kalimantan Selatan, dan gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

“Penanganan beberapa operasi SAR berskala besar dengan baik dalam kurun waktu yang bersamaan membuktikan bahwa Pak Bagus memiliki kapasitas kepemimpinan yang andal dan tangguh,” ucap Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.