Beli Mobil Baru Bebas Pajak, Ini Respons Pengusaha

Kompas.com - 12/02/2021, 14:41 WIB
Ilustrasi mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mulai menggulirkan insentif berupa penurunan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil mulai bulan Maret.

Relaksasi penurunan pajak ini disiapkan untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan cc di bawah 1500 cc, yaitu kategori sedan dan 4×2.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto berharap, stimulus membuat harga jual mobil oleh APM bisa turun.

Turunnya harga jual mobil meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan industri otomotif yang sempat terhantam pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Alasan Menperin Minta PPnBM Mobil Baru Jadi 0 Persen

"Kita sangat mengapresiasi keputusan pemerintah tersebut. Kami harapkan agar harga jual mobil bisa turun dan terjangkau oleh masyarakat," kata Jongkie saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/2/2021).

Jongkie menyebut, daya beli masyarakat yang membaik itu menandakan keyakinan akan pulihnya ekonomi membaik. Hal ini akhirnya memicu produksi mobil dan komponennya berjalan normal secara bertahap.

Tentu saja kata Jongkie, insentif sedikit banyak mendongkrak target penjualan mobil tahun ini. Gaikindo sendiri menargetkan penjualan mobil tembus 750.000 unit pada tahun 2021.

Meski dia tak memungkiri, pihaknya masih harus melihat secara seksama perkembangan ekonomi ke depan agar penjualan berjalan seperti yang ditargetkan.

"Kita lihat perkembangan di bulan-bulan mendatang dulu. Kita tunggu juklak/juknisnya dulu saja," sebut Jongkie.

Sebagai informasi, pemberian insentif ini akan dilakukan secara bertahap selama 9 bulan, dengan masing-masing tahapan akan berlangsung selama 3 bulan. Selain itu, besaran insentif pun akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulan.

Adapun rinciannya, insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif akan diberikan pada tahap pertama, lalu diikuti insentif PPnBM sebesar 50 persen dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua.

Kemudian insentif PPnBM 25 persen dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga.

Baca juga: Pemerintah Bebaskan PPnBM Mobil Mulai Bulan Depan, Ini Skenarionya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X