Bitcoin Sudah Setara Harga Rumah, Bappebti Ingatkan Investor Hati-Hati

Kompas.com - 18/02/2021, 15:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat berinvestasi pada aset kripto. Lantaran, pergerakkan harganya sangat dinamis.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Sahudi mengatakan, dari ribuan jenis aset kripto yang beredar di dunia, bitcoin merupakan salah satu yang terpopuler. Harga Bitcoin pun sangat fluktuatif.

Pada 2012 nilai Bitcoin hanya setara 5-7 dollar AS per keping, lalu sempat menjadi seharga 970 dollar AS pada awal 2017. Kemudian, melonjak di perdagangan akhir 2017 menjadi 20.000 dollar AS per keping.

Menariknya, memasuki awal 2018 harganya turun menjadi setara 13.657 dollar AS per keping, bahkan sempat anjlok di awal 2019 menjadi 3.742 dollar AS per keping. Pada awal 2020 harga kembali naik ke 8.400 dollar AS per keping dan tren kenaikan ini terus berlanjut.

"Memang trennya meningkat saat ini, dan inilah yang menyebabkan banyak orang tertarik berinvestasi di aset kripto," ujar Sahudi dalam webinar Bappebti bertajuk Mengenal Perdagangan Fisik Aset Kripto di Indonesia, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Di Indonesia Bitcoin Tidak Bisa Jadi Alat Pembayaran, Mengapa?

Meski saat ini cukup menggiurkan untuk berinvestasi di aset kripto, namun ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati. Sebab melihat pergerakkan harga Bitcoin saja, perubahannya bisa sangat drastis dari waktu ke waktu.

Sehingga aset kripto tak hanya berpotensi memberikan keuntungan yang besar, tetapi juga bisa menimbulkan kerugian yang besar. Sahudi bilang, tren harga bitcoin bahkan sudah mencapai Rp 684.000 per 15 Februari 2021 lalu.

"Dalam nilai rupiah, bayangkan itu harganya sudah hampir sama dengan satu unit rumah, hati-hati ini makannya. Ini menarik memang karena harganya terus meningkat, tapi bisa saja ke depan malah turun," jelas dia.

Sahudi bilang, jika ingin tetap berinvestasi pada aset kripto maka disarankan untuk investor memilih jenis kripto yang pergerakkannya tidak terlalu fluktuatif, tapi trennya tetap menunjukkan kenaikan secara bertahap.

"Pilih aset kripto yang aman, yang secara gradual terus naik. Lihat jenis aset kritp yang secara tren harganya itu seperti emas, terus naik bertahao, itu yang memiliki kemanan investasi," ungkapnya.

Selain itu, masyarakat diminta untuk membeli aset kripto dari pedagang resmi atau telah berizin. Adapun saat ini terdapat 13 pedagang fisik aset kripto di Indonesia yang sudah mendapatkan izin dari Bappebti.

Terdiri dari PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto), PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex), PT Indonesia Digital Exchange (Idex), PT Pintu Kemana Saja (Pintu), PT Luno Indonesia Ltd (Luno), dan PT Cipta Koin Digital (Koinku),

Lalu terdapat PT Tiga Inti Utama (Triv), PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit), PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku.com), PT Triniti Investama Berkat (Bitocto), PT Plutonext Digital Aset (Pluto Next), serta PT Bursa Cripto Prima.

Baca juga: Terus Merangkak Naik, Harga Bitcoin Mulai Sentuh Angka Rp 734 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Whats New
Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

Rilis
Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Whats New
Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Rilis
Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Whats New
Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Work Smart
Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

BrandzView
Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Whats New
Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Whats New
Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Whats New
Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Whats New
Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Whats New
Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.