Sri Mulyani Sarankan Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan Pekan Ini

Kompas.com - 08/03/2021, 14:33 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengimbau para wajib pajak orang pribadi segera melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pekan ini.

Ia mengatakan, pelaporan SPT Tahunan di hari-hari terakhir tenggat waktu pelaporan perlu dihindari.

"Palaporan di awal untuk menghindari terjadinya jam (antrean) di hari-hari terakhir dan jam-jam terakhir," ujar Sri Mulyani ketika melaporkan SPT Tahunan dan ditayangkan dalam Youtube Kemenkeu RI, Senin (8/3/2021).

"Bagi pembayar pajak individu kalau bisa pekan-pekan ini sebelum terjadi peningkatan volume yang menggunakan SPT elektronik dalam melakukan kewajiban pelaporan pajaknya," sambung dia.

Baca juga: Sri Mulyani Ingatkan Wajib Pajak Tak Tunggu Akhir Bulan untuk Lapor SPT Pajak

Adapun tenggat waktu pelaporan SPT bagi wajib pajak orang pribadi hingga 31 Maret 2021 mendatang. Sementara untuk korporasi atau badan usaha tenggat waktu pelaporan SPT hingga akhir April 2021 mendatang.

Sri Mulyani mengatakan, meski sepanjang tahun 2020 sebagian besar kegiatan bekerja dilakukan di rumah atau work from home (WF), namun kewajiban untuk membayar dan melaporkan pajak tetap harus dilakukan.

Saat ini, pelaporan pajak bisa dilakukan secara elektronik melalui e-filing.

"Kita bisa menyampaikan SPT secara elektronik seperti yang baru saja kami lakukan, jadi tidak perlu harus ke kantor pajak dan bisa dilakukan secara elekronik," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Februari 2021

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun berharap, pelaporan SPT Tahunan secara elektronik bisa terus kian bertambah setiap tahun.

Perempuan yag kerap di sapa Ani itu mengatakan, uang pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali ke masyarakat. Mulai untuk penanganan pandemi Covid-19, membayar fasilitas kesehatan, guru, sekolah, hingga membangun infrastruktur.

"Juga untuk mendukung aparat seperti Polri dan TNI yang melakukan banyak sekali tugas di musim pandemi, dan tenaga kesehatan yang mendapat tunjangan," ujar Sri Mulyani ketika melaporkan SPT Tahunan dan ditayangkan dalam Youtube Kemenkeu RI, Senin (8/3/2021).

"Jadi APBN adalah uang rakyat yang kembali ke rakyat, kembali ke perekonomian sehingga bisa mendukung seluruh kehidupan bernegara," jelas dia.

Baca juga: Akhir Februari 2021, 3,27 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X