Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Kompas.com - 08/03/2021, 20:07 WIB
Ilustrasi: Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dibangun oleh PT Waskita Toll Road di Jawa Timur, Minggu (26/5/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dibangun oleh PT Waskita Toll Road di Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Taufik Hendra Kusuma menilai kehadiran Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Invesment Authority (INA) akan membantu BUMN karya dalam melakukan divestasi.

Sebab, LPI akan berperan sebagai investor yang akan mengambil alih proyek yang telah beroperasi milik perusahaan pelat merah.

“Dengan begitu BUMN akan Kembali memiliki kapasitas baru khususnya keuangan untuk mendanai pembangunan proyek infrastruktur lainnya," ujar Taufik dalam webinar Zoomba, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Untuk waskita sendiri, lanjut Taufik, mengharapkan bentuk kerjasama dengan LPI yakni dengan pelepasan saham jalan tol yang saat ini dimiliki oleh anak usaha, yaitu PT Waskita Toll Road.

Saat ini, kata Taufik, Waskita memiliki 17 ruas tol di Pulau Jawa dan Sumatera dimana 12 telah beroperasi, baik secara penuh maupun parsial. Sejak akhir tahun lalu, manajemen Waskita telah melakukan diskusi intensif secara informal dengan tim dari LPI.

“Dengan telah dilantiknya pengurus dari INA, Waskita berharap proses tersebut dapat segera berlanjut ke tahap berikutnya dan transaksi divestasi beberapa ruas tol kepada INA dapat terlaksana paling lambat Semester 2 tahun ini," kata Taufik.

Sementara itu, Plt EVP of Corporate Secretary Hutama Karya Tjahjo Purnomo juga menyambut baik hadirnya LPI. Dia berharap kehadiran LPI akan meningkatkan kualitas infrastruktur di Indonesia khususnya di Pulau Sumatera.

“Hutama Karya telah mengoperasikan dua ruas tol di Jakarta dan tujuh ruas tol di Pulau Sumatera dengan tingkat IRR yang positif serta lalu lintas harian yang baik sehingga menjadikan aset konsesi tol tersebut cukup menarik untuk ditawarkan kepada LPI," ujar Tjahjo.

Baca juga: Sri Mulyani: Ada LPI, Pembangunan Infrastruktur Tak Hanya Andalkan Utang

Tjahjo mengatakan Hutama Karya siap untuk menawarkan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang dikelola kepada Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Kata Tjahjo, skema yang ditawarkan dalam bentuk divestasi atau pengalihan konsesi untuk jangka waktu tertentu.

"Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk membangun ruas tol baru di Sumatera," ungkap Tjahjo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X