IHSG Ditutup Negatif, Asing Catat Net Sell Rp 409,62 Miliar

Kompas.com - 22/03/2021, 15:44 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/3/2021). Melansir RTI, IHSG ditutup turun 0,87 persen (55,02 poin) di level 6.301,13.

Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 10,01 triliun dengan volume 16,7 miliar saham. Net buy asing tercatat sebesar Rp 409,62 miliar di seluruh pasar.

Sektor aneka industri menyumbang pelemahan IHSG sore ini dengan penurunan 2,3 persen, sektor infrastruktur dan finance masing - masing 1,5 persen. Sementara properti turun 1,2 persen.

Adapun saham yang paling banyak dijual asing adalah, saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 182,9 miliar. BBCA sore ini melemah 2,07 persen di level Rp 33.100 per saham. Kemudian, saham Astra International (ASII) juga dilepas asing sebesar Rp 111,4 miliar. ASII turun 3,4 persen di level Rp 5.575 per saham. Selanjutnya, asing juga lego saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 51,2 miliar. BMRI terkoreksi 2,21 persen di level Rp 6.625 per saham.

Sementara itu, saham yang paling banyak dibeli asing, antara lain saham Japfa (JPFA) sebesar Rp 32,3 miliar. Saham JPFA ditutup menguat 4,17 persen di level Rp 2.000 per saham. Asing juga borong saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) sebesar Rp 23,2 miliar. Saham TKIM naik 2 persen di level Rp 12.750 per saham. Selanjutnya, saham Sarana Menara Nusantara (TOWR) yang juga dibeli asing sebesar Rp 14,4 miliar. TOWR melemah 3,48 persen di level Rp 1.110 per saham.

Baca juga: Dijuluki Pulau Garam, Ini Hasil Produksi Garam di Madura

Top losers sore ini adalah saham Bank Ganesha (BGTG) yang melemah 6,63 persen di level Rp 155 per saham. Kemudian, saham Bank Capital Indonesia (BACA) yang terkoreksi 6,63 persen di level Rp 565 per saham. Selanjutnya saham Bank MNC International (BABP) yang berkurang 6,5 persen di level Rp 85 per saham.

Sedangkan, Top Gainer sore ini antara lain, saham Indika Energy (INDY) yang meroket 10,16 persen di level Rp 1.680 per saham. Selanjutnya, saham Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) yang menguat 1,7 persen di level Rp 2.940 per saham. Kemudian saham Bank CIMB Niaga (BNGA) yang naik 4,5 persen di level Rp 1.155 per saham.

Sementara itu, Bursa Asia sore ini mayoritas negatif dengan penurubab indeks Strait Times Singapura 0,12 persen, Hang Seng Hong Kong 0,36 persen, dan Nikkei 2,07 persen. Sementara itu, indeks Shanghai Komposit menguat 1,14 persen.

Bursa Eropa sore ini juga negatif dengan penurunan indeks FTSE 0,33 persen, dan Xetra Dax menguat 0,04 persen.

Baca juga: Wamenkeu: Ajak Rekan Anda di Anggota Grup WhatsApp Untuk Sampaikan SPT Pajak...

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Whats New
Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Rilis
Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Whats New
Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Smartpreneur
Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Whats New
Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

Whats New
Bangun Ketahanan Pangan Masyarakat, BKP Kementan Bentuk Pertanian Keluarga

Bangun Ketahanan Pangan Masyarakat, BKP Kementan Bentuk Pertanian Keluarga

Rilis
Mengenal Arti Reseller dan Dropship

Mengenal Arti Reseller dan Dropship

Earn Smart
Sempat Sentuh Rp 923,75 Juta, Harga Bitcoin Hari Ini Rp 912,49 Juta

Sempat Sentuh Rp 923,75 Juta, Harga Bitcoin Hari Ini Rp 912,49 Juta

Whats New
Ini Harga Cabai Merah, Telur Ayam, dan Daging Sapi pada Hari Pertama Puasa

Ini Harga Cabai Merah, Telur Ayam, dan Daging Sapi pada Hari Pertama Puasa

Whats New
Mengenal Franchise, Mulai dari Definisi dan Istilah Terkait Lainnya

Mengenal Franchise, Mulai dari Definisi dan Istilah Terkait Lainnya

Smartpreneur
Grab Bakal Merger dengan Perusahaan Cek Kosong untuk IPO, Apa Itu?

Grab Bakal Merger dengan Perusahaan Cek Kosong untuk IPO, Apa Itu?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X