Fitch Pertankankan Rating Kredit Indonesia, Ini Komentar Sri Mulyani

Kompas.com - 23/03/2021, 17:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga pemeringkat Fitch mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada posisi BBB, dengan tetap mempertahankan outlook yang stabil.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, meski Fitch memutuskan untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia, namun Indonesia masih perlu memperkuat beberapa hal, salah satunya dari sisi ketergantungan terhadap pendanaan dari eksternal.

"Meski memang kita cenderung stabil dari sisi growth maupun rasio utang, namun kita juga memiliki beberapa area yang perlu diperkuat, yakni dari sisi ketergantungan terhadap external financing," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Dilanda Wabah Virus Corona, Rating Kredit Indonesia Justru Naik

Di dalam laporan Fitch diesebutkan, Indonesia dianggap mampu menahan guncangan (shock) akibat pandemi tanpa dampak negatif bagi arah perekonomian jangka menengah.

Indonesia dinilai mampu menciptakan prospek pertumbuhan jangka menengah dengan rasio utang pemerintah terhadap PDB yang relatif terjaga. Reformasi struktural yang dijalankan juga memberi harapan bahwa Indonesia akan beranjak mencapai level yang semakin kompetitif dibanding negara sepantaran, baik dalam indikator tata kelola maupun dalam tingkat PDB per kapita.

Untuk diketahui, selama pandemi ini sudah ada 124 negara yang mengalami penurunan rating yang dilakukan oleh tiga lembaga pemeringkat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Fitch mendowngrade 51, Moody's 35, dan S&P 38. Dan kita melihat ada 133 negara yang mengalami revisi outlook negatif," ujar Sri Mulyani.

Untuk Indonesia sendiri, Fitch memproyeksikan pertumbuhan PDB sebesar 5,3 persen di tahun 2021 dan 6,0 persen di tahun 2022. Pemulihan ekonomi didukung belanja stimulus pemerintah dan peningkatan ekspor.

Baca juga: Capai 44 Miliar Dollar AS, Ekonomi Digital RI Peringkat Teratas di Asia Tengara

Fitch berharap momentum pertumbuhan ekonomi didukung dengan langkah-langkah reformasi untuk peningkatan efektivitas kebijakan fiskal.

Sementara reformasi struktural melalui implementasi Omnibus Law Cipta Kerja diharapkan akan meningkatkan iklim bisnis dan menarik investasi. Fitch juga melihat bahwa pengeluaran pemerintah tetap fokus pada penanganan gangguan kesehatan, menjaga konsumsi rumah tangga miskin dan rentan serta memberi dukungan bagi dunia usaha.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT Adalah Perseroan Terbatas: Pengertian, Jenis, dan Pendiriannya

PT Adalah Perseroan Terbatas: Pengertian, Jenis, dan Pendiriannya

Whats New
Ini Sektor-sektor yang Siap Melakukan Ekspansi Bisnis

Ini Sektor-sektor yang Siap Melakukan Ekspansi Bisnis

Whats New
Punya Potensi Menjanjikan, Arsjad Rasjid Ajak Stakeholders Garap Aspal Buton untuk Indonesia

Punya Potensi Menjanjikan, Arsjad Rasjid Ajak Stakeholders Garap Aspal Buton untuk Indonesia

Rilis
Jaminan Keamanan Digital Jadi Aspek Penting Untuk Jaga Kepercayaan Konsumen

Jaminan Keamanan Digital Jadi Aspek Penting Untuk Jaga Kepercayaan Konsumen

Rilis
Apa Itu Komisaris: Pengertian, Tugas, Gaji, dan Wewenangnya

Apa Itu Komisaris: Pengertian, Tugas, Gaji, dan Wewenangnya

Whats New
BPK Buka 1.320 Formasi untuk CPNS 2021, Simak Rincian Berikut

BPK Buka 1.320 Formasi untuk CPNS 2021, Simak Rincian Berikut

Whats New
Cerita Penjual Sepeda yang Turunkan Harga karena Permintaan Melandai

Cerita Penjual Sepeda yang Turunkan Harga karena Permintaan Melandai

Whats New
Komisaris Pelindo I Sebut Pihak-pihak yang Kerap Terlibat Pungli di Pelabuhan

Komisaris Pelindo I Sebut Pihak-pihak yang Kerap Terlibat Pungli di Pelabuhan

Whats New
Simak, Bocoran Kemenkeu Soal Ciri-ciri Sekolah yang Bakal Kena PPN

Simak, Bocoran Kemenkeu Soal Ciri-ciri Sekolah yang Bakal Kena PPN

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Bersih  Rp 1,19 Triliun Sepanjang 2020

Pertamina International Shipping Raup Laba Bersih Rp 1,19 Triliun Sepanjang 2020

Whats New
5 Rumah Mewah di Jakarta Ini Akan Dilelang secara Online, Cek Harganya

5 Rumah Mewah di Jakarta Ini Akan Dilelang secara Online, Cek Harganya

Spend Smart
Catat, Pemerintah Tak Kenakan Pajak Untuk Sembako di Pasar Tradisional

Catat, Pemerintah Tak Kenakan Pajak Untuk Sembako di Pasar Tradisional

Whats New
Deretan Pensiunan Jenderal Polisi yang Jadi Komisaris BUMN

Deretan Pensiunan Jenderal Polisi yang Jadi Komisaris BUMN

Whats New
Ada Skema Multitarif, Pemerintah Hanya Akan Pajaki Sekolah Orang Kaya

Ada Skema Multitarif, Pemerintah Hanya Akan Pajaki Sekolah Orang Kaya

Whats New
Resmi Diumumkan, Ini Aturan dan Syarat Daftar CPNS 2021 Terbaru

Resmi Diumumkan, Ini Aturan dan Syarat Daftar CPNS 2021 Terbaru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X