Kompas.com - 26/03/2021, 15:33 WIB
Gedung BRI dok BRIGedung BRI

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp 12,1 triliun kepada pemegang saham atas kinerja perseroan tahun buku 2020.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan, dividen yang dibagikan sama dengan 65 persen dari laba bersih konsolidasian yang diperoleh perseroan.

Tercatat sepanjang tahun 2020, BRI mencatat laba bersih mencapai Rp 18,6 triliun.

Baca juga: Sering Dinantikan Investor, Apa Itu Dividen?

"Rasio dividen tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta dalam rangka menjaga struktur modal yang kuat untuk ekspansi bisnis," kata Catur dalam siaran pers, Jumat (26/3/2021).

Catur menyebut, dividen pay out ratio tahun buku 2020 meningkat apabila dibandingkan dengan dividen pay out ratio tahun buku 2019 sebesar 60 persen.

“Sesuai dengan tahapan implementasi Basel III, Perseroan ingin menjaga tingkat rasio kecukupan modal (CAR) diatas 18 persen. Selain itu, Perseroan masih memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh, baik secara organik maupun anorganik,” ujar Catur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 35 persen atau Rp 6,5 Triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan.

Selain pembagian dividen, RUPS menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Perseroan pun mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Purwantoro, Sungkoro & Surja.

Baca juga: BTN Tidak Bagi Dividen Laba 2020, Ini Alasannya

Selain itu, rapat juga menyetujui Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2020, dan mengesahkan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Purwantoro, Sungkoro & Surja.

Sebagai informasi, total aset bank bersandi saham BBRI ini mencapai Rp 1.511,8 triliun atau tumbuh 6,7 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) per akhir Desember 2020.

Pertumbuhan Kredit mencapai 3,9 persen (yoy) atau menjadi Rp 938,4 triliun dengan komposisi Kredit segmen UMKM mencapai 82,1 persen. Sementara itu NPL Gross BRI tercatat 2,99 persen.

Adapun Dana Pihak Ketiga berhasil tumbuh 9,8 persen pada Tahun 2020 menjadi Rp 1.121,1 triliun dengan Rasio CASA sebesar 59,7 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.